Sabtu, 16 April 2016

Kesaksian Dahsyat 6 Anak Muda Kolumbia Mengenai NERAKA

Kesaksian Dahsyat 6 Anak Muda Kolumbia Mengenai NERAKA

Pewahyuan mengenai Neraka

Bersama, ke enam orang muda dari Kolumbia ini dibawa oleh Yesus Kristus  dan diperlihatkan keadaan Surga dan Neraka. Melihat cerita mereka   kemuliaan dari Surga dan kengerian dari Neraka

— Kesaksian Pertama, Esau —
Lukas 16:19-26, Ada seorang kaya yang selalu berpakaian jubah ungu dan kain halus, dan setiap hari ia bersukaria dalam kemewahan.Dan ada seorang pengemis bernama Lazarus, badannya penuh dengan borok, berbaring dekat pintu rumah orang kaya itu, dan ingin menghilangkan laparnya dengan apa yang jatuh dari meja orang kaya itu. Malahan anjing-anjing datang dan menjilat boroknya. Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat- malaikat ke pangkuan Abraham. Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur. Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya. Lalu ia berseru, katanya: Bapa Abraham, kasihanilah aku. Suruhlah Lazarus, supaya ia mencelupkan ujung jarinya ke dalam air dan menyejukkan lidahku, sebab aku sangat kesakitan dalam nyala api ini. Tetapi Abraham berkata: anak, ingatlah, bahwa engkau telah menerima segala yang baik sewaktu hidupmu, sedangkan Lazarus segala yang buruk. Sekarang ia mendapat hiburan dan engkau sangat menderita. Selain dari pada itu di antara kami dan engkau terbentang jurang yang tak terseberangi, supaya mereka yang mau pergi dari sini kepadamu ataupun mereka yang mau datang dari situ kepada kami tidak dapat menyeberang.
Di dalam Alkitab, Firman Tuhan, sangat jelas di jelaskan subjek dari surga dan Neraka. Dalam bagian ini yang telah kita baca, Tuhan memberitahukan kita tentang dua tempat: Surga dan Neraka, penghukuman atau penebusan. Tidak ada tempat yang di tengah-tengah. Tempat penyucian dosa adalah tidak ada. Tempat bagi orang-orang terlantar tidak ada, di mana terdapat orang diam sementara yang di ungsikan dari bumi dan menuju ke Surga; Alktab memberitahukan dengan jelas tentang itu.
Tuhan memberikan kita pewahyuan yang akan mengubah lintasan hidup kita. Kita harus mengetahui tentang Tuhan dan Firman Tuhan. Kami bertujuh diberikan hak istimewa dan pertanggungjawaban yang besar untuk membagikan wahyu ini kepada dunia.
Semua berawal sekitar pukul 10:00 pagi. Kami sedang berdoa dan dipersiapkan untuk pergi piknik kemudian pada hari itu. Sekitar pukul 10 pagi, suatu cahaya yang sangat terang menyinari seluruh ruangan sinar jendela. Ketika cahaya itu muncul, kami semua kemudian berkata-kata dan dikuduskan oleh Roh Kudus.
Pada waktu itu, kami terheran-heran dan terkagum-kagum dengan apa yang kami lihat. Cahaya itu sangat terang dan lebih terang dari matahari. Di tengah-tengah cahaya, kami melihat kumpulan malaikat dan berjubah putih. Malaikat-malaikat ini sangat indah, tinggi dan sangat tampan.
Di tengah-tengah dari kumpulan malaikat itu, kami melihat sesuatu yang mengagumkan  gambaran dari seorang Lelaki. Pemandangan ini begitu menakjubkan, seorang Lelaki yang bermantel dan berjubah putih. RambutNya seperti benang emas. Kami tidak dapat melihat wajahNya karena terlalu silau. Kami melihat sabuk emas di sekitar badanNya, dengan tulisan emas yang mengatakan: Raja dari segala raja dan Tuhan dari segala tuhan. Ia mengenakan sandal yang dari emas murni pada kakiNya. Dan penampilanNya tidak terbandingkan. Ketika kami melihat hadirat dari seorang Manusia, kami semua berlutut.
Kemudian kami mendengar suaraNya. Benar-benar mengagumkan dan indah, semua kata-kataNya begitu menusuk ke dalam hati kami seperti pedang bermata dua, seperti yang tertulis dalam Firman Tuhan dalam Ibrani 4:12. Ia berbicara kepada kami dengan sederhana namun kata-katanya bermakna. Kami mendengarNya berkata kepada kami, Anak-anakKu, jangan takut, Aku Yesus dari Nazaret, dan Aku mengunjungimu untuk menunjukkan kalian misteri yang kalian saksikan dan beritahukan kepada orang kota-kota, bangsa-bangsa, warga kota, gereja-gereja dan semua tempat. Kemana Aku akan perintahkan, kamu akan pergi, dan kemana Aku pertintahkan untuk tidak pergi, kamu tidak akan pergi.
Dalam Alkitab, Firman Tuhan berkata dalam Yoel 2:28, Kemudian dari pada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan pendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan. Inilah waktunya bahwa Tuhan sedang mempersiapkan orang-orangNya.
Kemudian sesuatu yang aneh terjadi, sebuah batu tiba-tiba mucul di tengah-tengah kamar, dan Tuhan, yang sedang bersama kami, membuat kami menaiki batu tersebut. Batu tersebut sekitar delapan inci diatas lantai, dan sebuah lubang muncul di lantai. Besar, hitam, lembah atau gua besar. Segera, kami turun memasuki lembah yang ada di lantai. Sangat gelap dan membawa kami menuju ke tengah-tengah bumi.
Kami kemudian berada dalam kegelapan yang kelam, kami sangat takut! Kami benar-benar takut maka kami berkata kepada Tuhan, Tuhan kami tidak ingin pergi ke tempat itu! Jangan bawa kami ke tempat itu Tuhan! Bawa kami keluar dari sini Tuhan! Kemudian Tuhan menjawab kami dengan sangat menenangkan dan dengan suara yang lembut, Pengalaman ini penting dengan demikian kalian bisa menceritakannya kepada yang lain.
Kami berada dalam sebuah terowongan yang berbentuk seperti terompet, dan kami mulai melihat bayangan-bayangan, setan-setan dan gambaran-gambaran yang bergerak dari satu tempat ke tempat yang lain. Dalam waktu beberapa detik saja, kami merasakan kehampaan dan perasaan takut yang luar biasa.
Kami kemudian sampai di suatu gua besar; dengan pintu yang mengerikan, seperti sebuah labirin. Kami tidak ingin masuk ke dalam. Kami memperhatikan ada bau yang sangat menyengat dan panas menyengat. Ketika kami masuk, kami melihat hal-hal yang mengerikan, gambaran-gambaran yang mengerikan. Seluruh tempat itu diliputi api; dan di tengah-tengah api itu, banyak jiwa-jiwa dari ribuan orang. Mereka sangat menderita dengat siksaan semacam itu. Pemandangan itu begitu menakutkan, kami tidak ingin untuk melihat apa yang di perlihatkan kepada kami.
Tempatnya dibagi dalam beberapa bagian dari penyiksa dan penderita. Satu bagian dari yang Tuhan perlihatkan kepada kami adalah Lembah Kawah (Valley of the cauldrons), kami menyebutnya. Terdapat milyaran kawah-kawah. Kawah-kawah ini bertatahkan dengan tinggi dari tanah; setiap kawah terbakar dengan lava di dalamnya. Didalamnya terdapat jiwa seseorang yang mati dan di bawa ke Neraka.

Sebagaimana jiwa tersebut melihat Tuhan, mereka berteriak dan menjerit, Tuhan, ampuni kami! Tuhan berikan aku kesempatan untuk keluar dari tempat ini! Tuhan, bawa aku keluar dan aku akan katakan pada dunia kalau tempat ini nyata! Tapi Tuhan tidak ingin untuk melihat mereka. Terdapat milyaran dari lelaki, wanita dan orang-orang muda di tempat itu. Kami juga melihat para homoseksual dan pemabuk dalam suatu penyiksaan. Kami melihat jiwa-jiwa ini berteriak-teriak dengan siksaan hebat semacam itu.
Sungguh mengejutkan untuk melihat tubuh-tubuh mereka dihancurkan. Cacing-cacing berdatangan masuk dan keluar dari kelopak mata, mulut dan telinga dan menembus keseluruh bagian kulit mereka. Ini menggenapi Firman Tuhan dalam Yesaya 66:24, Mereka akan keluar dan akan memandangi bangkai orang-orang yang telah memberontak kepada-Ku. Di situ ulat-ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam, maka semuanya akan menjadi kengerian bagi segala yang hidup. Juga dalam Markus 9:44, di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam. Kami benar-benar ketakutan melihat mereka seperti itu. Kami melihat api sekitar 9 sampai 12 kaki tingginya. Setiap semburan api, terdapat jiwa-jiwa yang mati.
Tuhan ijinkan kami untuk melihat seseorang yang ada didalam kawah. Dia tergantung terbalik dan daging-dagingnya berjatuhan. Dia manatap Tuhan dengan seksama, dan kemudian mulai memanggil dan menyebut nama Yesus. Katanya, Tuhan mohon ampun! Tuhan beri aku kesempatan! Tuhan bawa aku keluar dari tempat ini! Tapi Tuhan Yesus tidak ingin menatapnya. Yesus kemudian membalik badanNya darinya. Begitu Yesus membalik badanNya, orang itu malah mengutuk dan memaki Tuhan. Orang ini adalah John Lennon, anggota dari aliran musik setan, The Beatles. John Lennon adalah seorang yang mengolok-olok dan mempermainkan Tuhan dalam hidupnya. Dia katakan bahwa ke Kristenan akan hilang dan Tuhan Yesus akan dilupakan oleh semua orang. Bagaimanapun, hari ini orang ini ada di Neraka dan Tuhan Yesus kekal! keKristenan tidak hilang.
Ketika kami berjalan ke ujung dari tempat itu, jiwa-jiwa ingin menjangkau kami dan ingin meminta ampun. Mereka meminta Yesus agar membawa mereka keluar dari tempat itu, tapi Tuhan tidak pernah ingin melihat mereka.
Kemudian kami memasuki ke bagian yang berbeda. Kami masuk ke bagian dalam yang paling mengerikan dari Neraka, dimana siksaan terjadi, yaitu tengah-tengah Neraka. Bentuk siksaan yang paling hebat, seperti siksaan kalau seorang manusia yang ditempa oleh mereka. Hanya orang-orang yang mengenal Yesus dan Firman Tuhan. Mereka adalah para pastor, penginjil, misionaris dan banyak tipe-tipe orang yang telah menerima Yesus dan tahu kebenaran, tapi mempunyai kehidupan ganda.
Ada juga yang kembali kepada kebiasaan lama mereka yang tercela, mereka menderita dan ribuan kali lebih berat siksaannya dari yang lain. Mereka berteriak histeris dan meminta pengampunan dari Tuhan, tapi Firman Tuhan berkata dalam Alkitab di Ibrani 10:26-27, sebab jika kita sengaja berbuat dosa, sesudah memperoleh pengetahuan tentang kebenaran, maka tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa itu. Tetapi yang ada ialah kematian yang mengerikan akan penghakiman dan api yang dahsyat yang akan menghanguskan semua orang durhaka.
Jiwa-jiwa itu berada disana karena mereka telah mengajar, puasa, menyanyi dan mengangkat tangan mereka dalam gereja tapi di jalan dan di rumah mereka adalah pezinah, percabulan, berbohong, merampok. Kita tidak bisa berbohong kepada Tuhan. Alkitab berkata dalam Lukas 12:48 bahwa, tetapi barangsiapa tidak tahu akan kehendak tuannya dan melakukan apa yang harus mendatangkan pukulan, ia akan menerima sedikit pukulan. Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak dituntut.
Tuhan kemudian memperlihatkan kepada kami dua wanita yang dulunya menjadi saudara Kristen sewaktu di dunia, tapi mereka tidak hidup dalam kebenaran Tuhan. Yang satu berkata kepada yang satunya, kamu orang pembawa sial! Ini salahmu aku berada di tempat ini! kamu tidak mengajarkan aku kitab suci! dan karena kamu tidak memberitahukan aku kebenaran, dan sekarang aku berada di Neraka! Mereka akan katakan hal ini satu sama lain di tengah-tengah lautan api, dan mereka saling membenci karena disana tidak ada cinta atau pengampunan yaitu di Neraka.
Disana ada ribuan jiwa-jiwa yang tahu Firman Tuhan, tapi mereka tidak cukup bersih untuk mengenal kehadiran Tuhan. Kamu tidak dapat bermain-main dengan Tuhan atau dengan api Neraka! Tuhan berkata. Dia juga mengatakan, Anak-anakKu, semua yang menyiksakan yang ada di dunia yang ada di suatu tempat adalah tidak seberapa, TIDAK ADA APA-APANYA bila di bandingkan dengan siksaan yang akan diterima seseorang dalam bagian yang paling hebat dari Neraka. Adalah mengerikan bagi yang menderita di Neraka, lebih mengerikan lagi bagi yang berada di tengah-tengah Neraka, siapa yang selama hidupnya mengenal Firman Tuhan dan kemudian mengingkarinya. Kemudian Tuhan mengatakan kalau kami bisa bermain dengan api kalau di dalam dunia, tapi jangan harap dengan api yang ada di Neraka.
Kami melanjutkan perjalanan kami melalui tempat yang berbeda dan Tuhan memperlihatkan kami berbagai macam jenis orang. Kami bisa melihat kalau orang-orang yang ada disana mempunyai kira-kira enam jenis siksaan. Ada jiwa yang di siksa oleh setan-setan dengan berbagai jenis hukuman. Ada yang menerima hukuman karena hati nurani mereka berkata, Ingat ketika mereka mengajar kamu, ingat ketika kamu mendengar Firman Tuhan, ingat ketika mereka memberitahukan kamu tentang Neraka dan kamu menertawakannya! Hati nurani mereka disiksa oleh mereka sendiri, sama seperti cacing-cacing yang ada di seluruh tubuh mereka, Seperti terbakar api yang ribuan dan ribuan kali lebih panas dari yang kami tahu. Ini adalah balasan dari setan untuk semua yang mencari dan mengikuti dia.
Firman Tuhan dalam Wahyu 21:8, Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang- orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang- tukang sihir, penyembah- penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua.
Berikutnya, Tuhan memperlihatkan kepada kami seorang yang telah membunuh enam orang. Kini, enam orang tersebut mengelilinginya dan berteriak padanya, Ini semua salahmu kami semua ada di tempat ini, SALAHMU! Pembunuh itu menutup telinganya karena dia tidak ingin mendengar mereka, tapi dia tidak dapat menghindari pendengaran karena di Neraka semua panca inderamu semua bekerja dengan sangat sensitif.
Jiwa-jiwa yang berada di tempat itu mengalami kehausan yang tidak dapat ditolerir karena walau bagaimanapun air tidak dapat memuaskan, seperti cerita Alkitab dari Lazarus dan orang kaya, Lukas 16:19. Orang kaya itu ingin setetes air, yang akan terasa cukup. Firman Tuhan berkata dalam Yesaya 34:9, sungai-sungai Edom akan berubah menjadi kelam, dan tanahnya menjadi belerang; negerinya akan menjadi yang menyala-nyala.
Dalam tempat itu, setiap jiwa berada ditengah-tengah api. Orang melihat bayangan di udara seperti sungai kristal yang jernih di tengah-tengah api, tapi ketika orang berhasil menggapainya sungai tersebut berubah menjadi api. Mereka juga melihat api dengan buah yang penuh dengan air, tapi begitu mereka menggapainya, mereka membakar tangan mereka dan iblis-iblis akan menertawakan mereka.
Kemudian Tuhan membawa kami ketempat yang bahkan jauh lebih mengerikan dari semua tempat yang telah kami lihat. Kami melihat sungai api dan belerang. Pada satu sisi dari sungai terdapat sungai yang lebih kecil. Pada sungai yang lebih kecil itu, terdapat jutaan dan jutaan dan jutaan jiwa yang menangis dan meminta pengampunan Tuhan. Mereka berkata kepadaNya, Tuhan tolong! Bawa kami keluar dari sini sebentar saja! Mohon berikanlah aku kesempatan untuk keluar dari sini! Bagaimanapun, Tuhan tidak bisa lakukan apapun untuk mereka karena penghakiman mereka sudah tersedia.
Diantara jutaan dan jutaan jiwa tersebut, Tuhan mengalihkan perhatian kami untuk fokus kepada seorang lelaki yang tubuhnya terbenam setengah di dalam sungai api. Tuhan membuat kami mengerti dan tahu pikirannya. Namanya adalah Mark. Kami kaget dengan hal-hal yang orang ini katakan untuk dirinya sendiri, dalam pikirannya. Kami belajar pelajaran yang kekal ketika kami dengar tentang pikirannya, Saya akan lakukan apapun untuk berada di tempatmu sekarang! Saya akan berikan apa saja untuk kembali ke dunia walaupun hanya satu menit. Saya tidak akan peduli walaupun saya paling tidak disenangi, paling gila, paling dibenci, atau orang yang paling miskin di dunia, saya akan lakukan apa pun untuk kembali! Hanya untuk semenit berada di dunia. Tuhan Yesus kemudian memegang tenganku. Yesus menjawab Mark dengan berkata, Mark, kenapa kamu ingin kembali ke bumi kalaupun hanya untuk satu menit? Dengan menangis dan tersiksa, dia menjawab Yesus, Tuhan! Saya akan lakukan apa pun untuk kembali ke dunia walaupun hanya untuk satu menit untuk bertobat dan diselamatkan.
Setelah Tuhan mendengar Mark berkata-kata, saya melihat darah dari luka Yesus dan air mata memenuhi mataNya sembari berkata, Mark, terlambat untukmu! Cacing-cacing telah disediakan sebagai tempat tidurmu dan cacing-cacing sebagai selimutmu. (Yesaya 14:11). Ketika setelah Tuhan menjawab dia, dia tenggelam dalam sungai itu selamanya. Sedihnya, semua jiwa-jiwa itu tidak mempunyai harapan lagi. Hanya kita yang ada di bumi mempunyai kesempatan untuk menyesal pada hari ini dan pergi ke Surga dengan Tuhan Yesus Kristus.
Saya akan digantikan oleh saudariku untuk diteruskan, terima kasih.

— Kesaksian Kedua, Lupe —
Tuhan memberkati engkau saudara-saudaraku yang kekasih. Mari membaca Firman Tuhan dari Mazmur 18:9, Asap membubung dari hidungNya, api menjilat keluar dari mulutNya, bara menyala keluar dari padaNya. Ketika Tuhan memegang tanganku, aku memegang tanganNya dan kami mulai turun dengan cepat ke dalam terowongan.

Terowongan itu kemudian menjadi lebih gelap dan lebih gelap lagi dan sampai pada suatu titik saya tidak bisa melihat tanganku sendiri yang sudah tidak memegang tangan Tuhan lagi.
Tiba-tiba, kami melewati sesuatu yang sangat mengkilap gelapnya, yang mana sangat berisik. Kegelapannya begitu kelam, tangan anda pun tidak bisa menemukan dinding dari terowongan itu. Kami turun begitu cepat, yang aku rasakan karena aku dipisahkan dari tubuhku.
Kemudian aku memperhatikan bau yang sangat menyengat, seperti bau daging busuk. Kemudian itu tercium semakin menusuk setiap waktunya. Kemudian aku mendengar suara jutaan dan jutaan jiwa. Mereka tidak henti-hentinya berteriak kesakitan, menangis dan merintih. Saya begitu ketakutan dan aku berbalik kepada Tuhan dan berkata, Tuhan, kemana Engkau akan membawaku? Tuhan mohon ampuni aku! Kumohon ampuni aku! Kemudian Tuhan menjawabku, katanya, Adalah perlu kamu untuk melihat ini, dengan demikian kamu dapat memberitahukannya kepada yang lain.
Kami meneruskan perjalanan kami dalam terowongan yang seperti terompet sampai akhirnya kami tiba pada suatu tempat yang gelap sama sekali. Seperti menarik gorden dari mataku. Saya kemudian melihat jutaan dan jutaan dari pancaran api. Lebih mengerikannya lagi, saya mendengar teriakan yang sangat menderita sekali tapi tidak bisa melihat seorang pun. Saya sangat ketakutan. Saya berkata kepada Tuhan, Oh tolong Tuhan ampuni aku! Oh tolong Tuhan ampuni aku! Jangan bawa aku ke tempat ini! Ampuni aku! Pada saat ini, saya tidak berpikir bahwa saya hanyalah menonton di Neraka, saya kira hari itu adalah hari perhitungan. Berdiri di depan Tuhan Yesus, saya sangat gemetar karena saya pikir ini adalah akhir hidupku.
Kami kemudian mendekat ke sebuah api di depan kami, sangat besar dan terbakar dalam ketakutan. Saya kemudian turun perlahan-lahan, melihat banyak pancaran api dan mendengar jutaan jiwa-jiwa yang menangis dalam satu suara.
Kemudian saya melihat meja kayu yang tidak terbakar api. Di atasnya ada seperti botol bir. Ini terlihat menyegarkan, tapi itu semua adalah penuh dengan api. Ketika saya memperhatikan, seorang laki-laki tiba-tiba muncul. Dagingnya hampir seluruhnya hancur. Dia telah kehilangan matanya, mulutnya dan rambutnya penuh dengan bara api. Dia dapat melihatku, walaupun dia tidak mempunyai mata. Saya katakan anda adalah jiwa dari seseorang yang berpikir, beralasan dan benar-benar melihat, bukan tubuh alami saudara.
Orang itu kemudian mengarahkan tangannya menghadap kami dan Tuhan kemudian mulai menangis, dan berkata, Tuhan, mohon ampuni aku! Tuhan mohon ampuni aku! Saya dalam kesakitan! Saya terbakar! Kumohon ampuni aku dan bawa aku keluar sari tempat ini! Tuhan melihat dia dan merasa iba, dan aku merasakan sesuatu yang hangat di tanganku. Saya lihat dan ternyata itu adalah darahdarah Yesus! Darah Tuhan mengalir dari tanganNya sementara Dia menyaksikan orang yang menderita dan terbakar dalam api itu.
Orang itu kemudian mengalihkan perhatiannya ke arah botol yang ada di meja dan bergerak ke arahnya. Dia memegang botol itu dan ketika dia akan meminumnya, api dan asap keluar dari botol tersebut. Dia menunduk dan berteriak seperti belum pernah terdengar sebelumnya. Dia menangis dalam kesakitan yang sangat dan benar-benar menderita dan kemudian mulai meminum apa yang ada di dalam botol. Botol tersebut penuh dengan asam dan kerongkongannya hancur. Dapat terlihat bahwa asam itu melewati perutnya dan menyakitinya.
Angka 666 terukir pada dahinya. Pada dadanya ada sebuah pelat dan sebuah besi yang tidak diketahui yang tidak dapat hancur, walaupun oleh panas ataupun oleh cacing-cacing. Di situ ada sesuatu yang tertulis, tapi kami tidak dapat mengerti itu. Kemudian Tuhan, dengan pengampunanNya yang besar, memberikan kami pengertian, yang tertulis, Saya berada disini karena saya adalah seorang pemabuk. Dia berlutut untuk meminta pengampunan, tapi Firman Tuhan berkata dengan jelas dalam 1 Korintus 6:10, pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.
Tuhan memberikan saya gambaran tentang orang tersebut dalam menjelang ajalnya di dunia. Nama orang itu adalah Luis dan dia sedang mabuk disebuah bar. Saya melihat meja yang sama dan botol yang sama juga dengan yang ada di dalam bar itu. Di sekitar meja itu ada teman-temannya. (Saya kemudian bisa memberitahukan anda ini, bahwa hanya ada SATU SAHABAT YANG SEJATI, dan namaNya adalah Yesus Kristus. Dia adalah Sahabat yang setia). Luis sedang minum-minum dan teman-temannya dalam keadaan mabuk. Teman baiknya mengambil sebuah botol, memecahkannya dan mulai menikam Luis. Ketika dia melihat Luis terbaring di lantai, dia melarikan diri, tapi kemudian Luis meninggal di lantai. Hal yang menyedihkan adalah dia mati tanpa mengenal Tuhan.
Di tangah-tengah gambaran ini, ketika semua jiwa-jiwa mengerang kesakitan, saya bertanya kepada Tuhan, Tuhan, tolong beritahukan kepadaku, bagaimana orang itu tahu tentang Engkau? Apa dia tahu tentang penebusanMu? Kemudian Tuhan menjawabku, Ya Lupe, dia tahu tentang Aku. Dia menerimaKu sebagai JuruSelamat pribadinya, tapi dia tidak melayani Aku. Kemudia saya bertambah lebih takut lagi. Luis menangis tambah keras dan berteriak, Tuhan ini menyakitkan! Ini menyakitkan! Mohon ampuni aku! Dia mengarahkan tangannya lagi ke arah kami lagi dan Yesus memegang tanganku dan kami berjalan pergi dari api tersebut. Api-api tersebut membakar Luis dengan lebih sangat lagi, dan dia menangis dengan lebih keras lagi, Ampuni aku! Ampuni aku! Dia terhilang di dalam api tersebut.
Kami melanjutkan perjalanan, melewati tempat yang sangat besar dan menakutkan! Kami mendekati pancaran api yang lain dan saya berkata pada Tuhan, Tuhan, jangan! Kumohon, saya tidak ingin melihat apapun lagi! Saya mohon Engkau mengampuni! Kumohon ampuni saya! Saya tidak ingin melihat ini! Jadi saya menutup mata saya, tertutup atau terbuka sama saja, saya bisa melihat semuanya. Api ini mulai untuk turun perlahan-lahan dan saya mulai melihat seorang wanita. Dia ditutupi lumpur dan lumpur tersebut penuh dengan cacing-cacing. Dia memiliki sedikit rambut yang tersisa, dan dia dipenuhi lumpur cacing. Dia di makan oleh cacing-cacing tersebut dan mulai berteriak, Tuhan mohon ampuni aku! Tuhan mohon ampuni aku! Lihat aku! Ini menyakitkan! Ampuni saya! Usir cacing-cacing ini! Jauhi aku dari siksaan ini, ini sangat menyakitkan! Tuhan melihat dia dengan rasa kasihan. Sebagaimana kami pegang tangan Tuhan, kami bisa merasakan sakit dan penderitaan yang ada di hati Tuhan untuk semua jiwa-jiwa yang hilang, selamanya terhilang dalam api di Neraka.
Wanita ini tidak mempunyai mata atau bibir, tapi dia bisa melihat dan merasakan, semua kesakitan yang semakin lama semakin hebat. Dia memegang sebuah botol di tangannya, penuh dengan asam tapi dia mengira itu adalah parfum. Saya dapat melihat itu adalah asam dan setiap kali dia menyiram ke badannya, itu kemudian membakar dia. Tidak pernah berhenti, dia tetap memakaikannya ke seluruh tubuhnya lagi dan lagi. Dia bilang itu adalah parfum yang sangat mahal. Dia juga mengira kalau dia sedang memakai kalung yang indah pada lehernya. Dia mengira dia sedang memakai gelang yang sangat mahal, tapi sebenarnya itu adalah cacing-cacing, sekitar satu kaki panjangnya, yang sangat geram untuk melubangi tulangnya. Dia bilang kalau dia memiliki semua perhiasan, tapi sebenarnya, saya melihat kalajengking dan cacing-cacing ada di seluruh tubuhnya. Dia memiliki pelat besi, yang semua orang memakainya di Neraka. Tertulis Saya berada disini karena merampok.
Wanita ini tidak punya pengampunan untuk dosanya. Dan Tuhan bertanya padanya, Magdalena, mengapa kamu ada di tempat ini? Dia menjawab, Itu tidak menjadi masalah untuk mencuri dari yang lain. Satu hal yang menjadi penting bagiku adalah untuk mempunyai banyak perhiasan dan memiliki lebih banyak parfum yang mahal-mahal. Saya tidak peduli siapa yang saya rampok, selama saya terlihat cantik
Saya memegang tangan Tuhan sebagaimana saya lihat cacing-cacing menggali ke seluruh tubuhnya. Magdalena membalik dan memperhatikan pada sesuatu. Saya bertanya kepada Tuhan sekali lagi, Tuhan, apakah dia mengenalMu? Dan Tuhan menjawab, Ya, dia menganalKu.
Magdalena kemudian melihat kesekitar dan menanyakan, Tuhan mana wanita yang memberitahukan aku tentang Engkau? Dimana dia? Saya telah menunggunya selama 15 tahun. Semua orang yang di Neraka bisa mengingat segalanya. Magdalena terus menanyakan, Dimana wanita ini? Saya tidak dapat menemukannya! Saya tahu kalau badannya tidak bisa berputar karena dagingnya tetap dalam posisi yang sama. Dia berusaha untuk melihat dan memutar ke dalam api yang lain, untuk mencari wanita yang mencaritakannya tentang Tuhan. Tuhan kemudian menjawabnya, Tidak! Tidak, Magdalena, dia tidak ada disini. Wanita yang memberitahumu tentang Aku kini dia bersama denganKu dalam Kerajaan Surga.
Mendengar ucapan ini, dia melemparkan badannya sendiri kedalam pancaran api dan kemudian membakar dirinya lebih sangat lagi. Pelat besi menghukum dia sebagai seorang pencuri, Saya ingin anda membaca dalam Firman Tuhan di dalam Yesaya 3:24, maka sebagai ganti rempah-rempah harum akan ada bau busuk, sebagai ganti ikat pinggang seutas tali, sebagai ganti selampit rambut kepala yang gundul, sebagai ganti pakaian hari raya sehelai kain kabung; dan tanda selar sebagai ganti kemolekan.
Kemudian kami melanjutkan perjalanan bersama Tuhan, saya melihat sebuah kolom yang sangat besar dipenuhi cacing-cacing. Di sekitar itu adalah besi panas geser. Di kolom ini ada papan pengumuman yang mengkilap yang bisa di lihat dari manapun. Papan itu tertulis, Selamat datang semua pendusta dan tukang gosip. Pada ujung penggeser tersebut ada sebuah danau kecil yang menyala-nyala. Itu terlihat seperti belerang yang terbakar. Kemudian saya melihat seorang yang telanjang mendatangi penggeser tersebut. Sebagaimana di geser, kulit mereka di kuliti dan masuk ke dalam penggeser. Ketika mereka jatuh ke belerang yang menyala-nyala tersebut, lidah mereka memanjang sampai itu putus dan cacing-cacing muncul di setiap bagian dari lidah. Ini kemudian mulai dengan penyiksaan mereka. Firman Tuhan berkata dalam Mazmur 73:18-19, sesungguhnya di tempat-tempat licin Kautaruh mereka, Kaujatuhkan mereka sehingga hancur. Betapa binasa mereka dalam sekejap mata, lenyap, habis oleh karena kedahsyatan!
Setelah melihat ini, mereka di bawa kembali, keluar Neraka. Saya ingin memberitahu bahwa Surga dan Neraka adalah lebih nyata secara fisik yang dunia ketahui. Engkau putuskan untuk menjadi tujuan akhirmu, menghabiskan waktu abadi bersama Yesus atau terbakar selamanya di Neraka. Tuhan mengatakannya dalam Ibrani 12:14, berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan.

— Kesaksian Ketiga, Sandra —
Mari kita baca Firman Tuhan dalam injil Matius 10:28, dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam Neraka.
Kapanpun sebuah jiwa sampai di Neraka, orang tersebut memperoleh tubuh kematian. Tuhan Yesus memegang tanganku dan kami mulai menuruni ke sebuah terowongan yang sangat gelap yang membawa kami ke tengah-tengah bumi. Kami sampai di tempat dengan beberapa pintu, beberapa pintu itu terbuka dan kami memasukinya bersama Tuhan. Saya tidak akan melepaskan tangan Tuhan karena, jika saya melepaskanNya, saya akan berakhir selamanya di Neraka
Di atas pintu masuk, saya melihat sebuah dinding yang sangat besar. Dimana disana terdapat ribuan orang-orang yang di gantung dari rambut mereka dengan kait, dengan belenggu yang mengikat tangan mereka ke dinding. Kami juga melihat ribuan orang berdiri di tengah-tengah api di mana-mana.
Kami pergi ke depan dari salah satu api yang itu mulai turun dengan perlahan-lahan. Kemudian saya dapat melihat seorang di dalamnya, ketika dia berbicara, saya tahu bahwa dia adalah seorang lelaki. Orang tersebut memakai pakaian pendeta, yang mana semuanya kotor dan terkoyak. Cacing-cacing merayap kedalam dan keluar, ke semua tubuh orang itu. Dia terlihat hangus dan terbakar oleh api. Matanya terkulai keluar dan dagingnya meleleh dan berjatuhan ke tanah. Tapi begitu dagingnya berjatuhan, kemudian tukbuh lagi yang baru dan proses yang terjadi terulang kembali.
Ketika dia melihat Yesus dia berkata, Tuhan mohon ampuni aku, mohon ampuni aku! Kumohon bawa aku keluar dari tempat ini sebentar saja! Hanya semenit! Pada dadanya tertuliskan pada pelat besi, Saya berada disini untuk merampok.
Ketika Yesus datang mendekat, Dia bertanya kepada orang tersebut, Siapakah namamu? Orang tersebut menjawab, Andrew, namaku Andrew Tuhan Kemudian Tuhan bertanya lagi, Berapa lama kamu telah berada disini? Andrew menjawab, Saya telah berada disini lama sekali. Orang itu mulai menceritakan kisahnya. Dia katakan dia bertanggung-jawab untuk perpuluhan dan mengorganisir distribusi keuangan untuk yang miskin dalam Gereja Katolik. Kemudian, dia malah mencuri uang tersebut. Dengan mata penuh kasihan, Tuhan bertanya kepada orang itu, Andrew, apakah engkau mendengar kebenaran? Andrew menjawab, Ya Tuhan, waktu itu ada seorang wanita Krisrten yang pergi ke gereja dan dia mengajarkan kebenaran, tapi saya mau tidak menerima itu. Saya tidak ingin mempercayainya, tapi kemudian saya pun percaya sekarang! Sekarang saya percaya kalau tempat ini nyata! Kumohon Tuhan bawa aku keluar dari sini, paling tidak hanya saru menit!
Ketika dia berbicara, cacing-cacing mulai bergeliatan melalui lubang matanya, keluar dari telinganya dan masuk lagi melalui mulutnya. Dia mencoba menarik mereka dengan tangannya tapi itu tidak mungkin. Dia berteriak dengan histeris dan terus meminta ampun kepada Tuhan. Dia minta Yesus untuk membawa dia keluar dari tempat itu. Lebih parah lagi, para iblis kemudian menyiksa dia, secara beraturan menusuki dia dengan tombaknya. Para iblis melihat dia seperti boneka yang ada di Neraka. Saya melihat boneka-boneka di Neraka, tapi mereka bukan boneka lagi, mereka hidup dan jahat. Tinggi mereka sekitar tiga kaki dan mempunyai gig-gigi yang tajam. Darah bercucuran dari gigi mereka dan mata mereka benar-benar merah padam.
Mereka menikam Andrew dengan sekuat mungkin, sebagaimana kalau ini adalah memang bagiannya ada di dalam Neraka. Ketika saya melihat ini, saya bertanya kepada Tuhan mungkinkah boneka bisa, sama seperti iblis. Tuhan mengatakan kepada saya bahwa itu adalah jiwa kesedihan.
Kemudian kami melanjutkan perjalanan kami, kami melihat ribuan orang dalam penyiksaan. Kemudian sebuah jiwa melihat Tuhan, mereka mencoba meraih Tuhan dengan kulit yang terkelupas. Saya memperhatikan kepada seorang wanita yang berteriak ketika dia melihat Yesus. Dia berteriak, Tuhan tolong ampuni aku! Tolong bawa saya keluar dari tempat ini! Dia begitu sangat menderita dan dia ingin menjangkau Tuhan dengan tangannya. Dia terus meminta tolong kepadaNya untuk mengeluarkan dia dari tempat itu paling tidak satu detik. Dia dalam keadaan telanjang dan tertutupi oleh lumpur. Rambutnya benar-benar kotor dan cacing-cacing bergeliatan naik dan turun di seluruh tubuhnya.

Dia berusaha mengeluarkan mereka dengan tangannya tapi setiap kali dia berusaha, dia tergores olehnya bahkan lebih lagi. Cacing-cacing itu sekitar 6-8 inchi panjangnya. Firman Tuhan berkata dalam Markus 9:44, di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam.
Sangat menakutkan untuk melihat wanita ini dan mendengar jeritannya dia menangis karena cacing-cacing tersebut melahap dagingnya. Ada tulisan pada pelat besi yang ada di dadanya yang tidak dapat hancur oleh api. Tertulis, Saya berada disini karena berzinah. Dengan cara yang sama untuk dosanya, wanita ini di paksa untuk kawin di luar nikah dalam Neraka dengan seekor ular. Ular ini mempunyai duri-duri di sekitar kulitnya, sekitar 6-8 inci panjangnya. Ular itu menusuk bagian pribadinya dan menjalari tubuhnya ke tenggorokannya. Ketika ular itu memasuki dia, dia mulai menjerit.
Dia meminta pengampunan Tuhan untuk membawa dia keluar dari tempat ini. Tuhan, saya disini karena perzinahan, saya sudah berada disini selama tujuh tahun, sejak saya meninggal karena AIDS. Saya mempunyai enam pacar, dan saya disini karena berzinah. Di Neraka dia harus mengulangi dosanya lagi dan lagi. Dia tidak mempunyai istirahat baik siang ataupun malam, menderita dengan cara yang sama setiap waktu. Dia mencoba menjangkau Tuhan dengan mengulurkan tangannya ke arah Tuhan, tapi Tuhan memberitahunya, Blanca, sudah terlambat untukmu. Cacing-cacing akan menjadi tempat tidurmu dan cacing-cacing akan menjadi selimutmu. Yesaya 14:11, ke dunia orang mati sudah diturunkan kemegahanmu dan bunyi gambus-gambusmu; ulat-ulat dibentangkan sebagai lapik tidurmu, dan cacing-cacing sebagai selimutmu. Ketika Tuhan berkata demikian, sebuah selimut api menutupinya dan saya tidak bisa melihatnya lagi.
Kami berjalan lagi, melihat ribuan dan ribuan orang-orang. Di sana banyak orang-orang muda, orang-orang dewasa, dan orang-orang tua yang kesakitan dalam penyiksaan. Kami sampai di dalam sebuah tempat yang seperti kolam berenang api, dengan ribuan laki-laki dan wanita didalamnya. Setiap mereka mempunyai pelat besi di dadanya yang bertuliskan, Saya berada disini karena tidak memberikan perpuluhan dan persembahan. Ketika saya membaca itu, saya bertanya pada Tuhan, Tuhan, apakah mungkin itu terjadi, orang-orang itu berada disini? Tuhan pun menjawab, Ya, karena orang-orang ini mengira kalau perpuluhan dan persembahan itu tidak penting, walaupun itu ada didalam Firman Tuhan. Dalam Maleakhi 3:8-9, bolehkah manusia menipu Allah? Namun kamu menipu Aku. Tetapi kamu berkata: Dengan cara bagaimanakah kami menipu Engkau? Mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus! Kamu telah kena kutuk, tetapi kamu masih menipu Aku, ya kamu seluruh bangsa!
Tuhan mengatakan kepadaku ketika orang-orangNya tidak memberikan perpuluhannya, itu menghalangi pekerjaan Tuhan, dan kebenaran tidak akan diajarkan. Orang-orang begitu menderita di tempat itu dan ribuan kali lebih parah dari yang lain, karena mereka tahu Firman Tuhan dan mereka tidak patuh.
Kami melanjutkan perjalanan dan Tuhan menunjukkanku seorang lelaki. Saya melihat dari pinggang sampai kepadanya, saya kemudian mempunyai penglihatan bagaimana dia meninggal. Namanya adalah Rogelio. Dia ketika itu sedang berada di mobilnya dan seseorang mendekatinya dan mulai mengkhotbahinya tentang kebenaran kepadanya dan memberikan dia sebuah Alkitab. Tapi Rogelio mengabaikan peringatan orang tersebut dan melanjutkan perjalanannya. Tanpa mengetahui kalau beberapa menit kemudian mobilnya hancur. Jatuh ke dalam jurang dan kemudian dia pun mati.
Dia telah berada satu bulan disana dan masih mempunyai sedikit daging di wajahnya. Bagaimanapun, dia juga menderita seperti yang lainnya juga. Pada awalnya, dia tidak tahu kenapa dia ada di Neraka. Saya pikir ketika seorang Kristen mendekati mobilnya, itu adalah kesempatan terakhir untuknya untuk menerima Tuhan Yesus. Cara yang sama juga berlaku untuk yang lain untuk menereima Dia. Hari ini, saya mengundang anda untuk membuka hatimu untuk Yesus, hanya Dia jalan satu-satunya, kebenaran dan kehidupan. Yohanes 14:6. Hanya melalui Dia kita bisa diselamatkan dan masuk ke dalam Kerajaan Surga. Tuhan juga meminta kita untuk mengikutiNya dalam kekudusan dan hormat. Tuhan memberkatimu.

— Kesaksian Keempat —-
Tuhan memberkatimu, saudara-saudaraku. Ketika Tuhan memegang tanganku, saya dapat melihat saya berdiri di atas batu dan dibelakang kita, saya melihat malaikat. Kami mulai menuruni ke sebuah terowongan dengan sangat cepat. Dengan tiba-tiba, saya melihat dan melihat malaikat itu sudah menghilang, dan saya merasa sangat takut. Saya bertanya kepada Tuhan, Tuhan, dimana malaikat itu? Kenapa dia tidak ada disini lagi? Tuhan menjawabku, Dia tidak dapat pergi ke tempat yang akan kita tuju.
Kami terus menuju ke bawah dan tiba-tiba terhenti, seperti sebuah lift. Saya melihat beberapa terowongan, dan kami melewati terowongan yang saudari Sandra katakan. Terowongan dimana terdapat banyak orang digantung dengan kepala mereka, dengan belenggu di tangan mereka. Di dinding itu terdapat orang-orang yang sangat banyak. Jutaan orang yang digantung pada dinding itu. Mereka mempunyai cacing-cacing di seluruh tubuh mereka. Saya melihat kedepan dan melihat ada dinding yang lain, sama seperti yang dinding yang lain. Saya berkata kepada Tuhan, Tuhan! Ada banyak sekali orang-orang di tempat ini! Tiba-tiba, saya terpikir sebuah ayat di Alkitab, satu ayat yang saya tidak tahu. Tuhan berkata kepadaku, Neraka dan kebinasaan tidak akan pernah puas. Amsal 27:20.
Kami kemudian tiba di suatu tempat yang kami sebut, Lembah Kawah, (The Valley of cauldrons). Kawah-kawah ini dipenuhi dengan lumpur yang mendidih, dan kami mendekat ke salah satu dari kawah tersebut. Pribadi yang pertama saya melihat seorang wanita. Tubuhnya tenggelam dan mengapung dalam satu lumpur mendidih, tapi ketika Tuhan bertanya kepadanya, dia berhenti meronta-ronta dan diam dalam lumpur dengan setengah tubuh yang tenggelam. Tuhan bertanya kepadanya, Siapakah namamu? Dia menjawab, Namaku Rubiella.
Rambutnya penuh dengan lumpur mendidih dan dagingnya bergantungan di tulangnya, yang terlihat hangus karena terbakar. Cacing-cacing masuk ke dalam lubang matanya, keluar dari mulutnya, kasuk lagi ke dalam hidungnya dan keluar dari telinganya. Ketika cacing-cacing itu tidak dapat masuk, mereka membuat lubang untuk masuk ke dalam bagian tubuhnya yang lain, yang mengakibatkan kesakitan yang tidak dapat dijelaskan.
Dia berteriak, Tuhan, tolong! Bawa aku keluar dari tempat ini. Mohon ampuni aku! Saya tidak dapat melanjutkan ini lagi! Tolong hentikan ini Tuhan! Saya tidak tahan lagi! Mohon ampuni aku! Tuhan menanyakan kenapa dia bisa ada disana. Dia berkata dia ada disana karena kesombongan, dan hal yang sama, dia juga mempunyai tulisan di dadanya yang terbuat dari pelat besi. Di tangannya ada botol yang terlihat normal, tapi baginya itu adalah parfum yang sangat mahal. Rubiella harus memakaikan isi botol tersebut, yang isinya adalah penuh dengan asam, menyemprotkannya ke seluruh tubuhnya. Karena, dagingnya supaya meleleh, yang mengakibatkan kesakitan yang sangat baginya.
Dia berteriak kepada Tuhan, Tuhan tolong, mohon ampuni aku! Saya tidak kuat lagi berada disini! Hanya satu detik saja Tuhan. Saya tidak katakan sebagai dosa apabila menggunakan parfum, tapi Tuhan berkata dia ada disana karena parfumnya, sebagaimana Firman Tuhan berkata dalam Ulangan 5:7. Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku. Dia ada disana karena kecantikannya, perfumnya dan kesombongan adalah yang pertama dalam hidupnya. Bagaimanapun, Tuhan Yesus adalah Raja di atas segala raja dan Tuhan atas segala tuhan! Dia harus jadi yang terutama dalam hidupmu, inilah kenapa dia bisa berada di tempat ini. Dengan kasihan, Tuhan melihat dia dan berkata, “Rubiella, sudah terlambat untukmu, cacing-cacing akan menjadi tempat tidurmu dan cacing-cacing akan menjadi selimutmu. Ketika Tuhan berkata demikian, selimut api menutupinya. Sementara tubuhnya terbakar didalam kawah tersebut, dia menderita dalam kesakitan yang mengerikan.
Kami kemudian berjalan jauh dan akhirnya sampai di suatu tempat dengan pintu yang sangat besar. Ketika kami mendekatinya, pintu tersebut terbuka untuk kami. Di satu sisi kami melihat satu gua yang besar. Ketika saya melihat ke atas, saya melihat cahaya dengan sinar yang berwarna bergerak seperti sebuah awan dari asap. Kemudian kami mendengar musik, salsa, ballenato, rock dan berbagai musik yang popular yang kami dengar dari radio. Tuhan menbuat gerakan tanganNya, dan kami melihat jutaan dan jutaan orang yang digantung dengan rantai di tangan mereka. Mereka melompat dengan tidak terkendalikan diatas api.
Tuhan menatap kami dan berkata, Lihat, ini adalah upah untuk para penari. Mereka harus melompat tinggi-tinggi karena ketukan tersebut, jika jenis musik yang lain diputar, mereka harus mengikuti ketukan tersebut. Mereka tidak bisa berhenti untuk melompat. Lebih mengerikannya lagi, mereka dengan sepatu paku dengan enam inci di dasar lantai. Kapanpun mereka melompat, kaki mereka akan tertusuk paku tersebut, dan mereka tidak mempunyai waktu untuk istirahat. Ketika ada yang berhenti, iblis-iblis akan langsung mendatanginya dan menikamnya dengan tombak, mengutuk mereka dan berkata, Puji dia! Ini adalah kerajaanmu sekarang. Puji Setan! Puji dia! Kamu tidak boleh berhenti, puji dia! Puji dia! Kamu harus memuji dia! Kamu harus melompat! Kamu harus menari! Kamu tidak boleh berhenti walau satu detikpun.
Sangat mengerikan terdapat banyak juga orang Kristen yang kenal Tuhan, tapi mereka ada di dalam night club (dugem) kemudian mereka mati. Mungkin kamu bertanya, Dimana tertulis di Alkitab tentang apa yang salah dengan menari? Dalam Yakobus 4:4, hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah. Juga dalam 1 Yohanes 2:15-17, janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya. Ingatlah dunia akan lenyap, semua akan binasa, tapi Firman Tuhan abadi selamanya.
Teman-temanku dan saudara-saudaraku, ketika kami meninggalkan tempat ini, kami melihat seperti jembatan yang membagi Neraka ke dalam beberapa bagian dari penyiksaan. Kami melihat sebuah jiwa berjalan. Terlihat seperti sebuah boneka seperti yang ada di dunia, kami menyebutnya boneka Treasure Trolls. Mereka mempunyai warna rambut, dengan wajah orang tua tapi tubuh anak-anak, tanpa bagian seksual. Mata mereka sangat jahat. Tuhan menjelaskan kalau itu adalah jiwa-jiwa yang terhilang. Jiwa ini mempunyai tombak di tangannya dan mereka berjalan dengan angkuh di jembatan tersebut, seperti ratu atau model wanita.
Ketika dia berjalan, dia memaki orang-orang yang ada dibawahnya dengan tombaknya. Dia akan mengutuk mereka dengan berkata, Ingatkah di hari di mana kamu sedang di luar gereja dan kamu tidak masuk kedalam? Ingatkah di hari mereka mengkhotbahi dan kamu tidak ingin mendengar mereka? Ingatkah kamu di hari dimana mereka membagi-bagikan brosur dan kamu membuangnya? Jiwa-jiwa terhilang tersebut akan menutupi telinga mereka. Mereka menjawab iblis tersebut dengan berkata, Diam! Diam! Jangan katakan apapun lagi! Saya tidak ingin mendengarnya lagi, diam! Bagaimanapun, roh jahat tersebut menikmati apa yang dirasakan oleh jiwa-jiwa tersebut.
Kami melanjutkan berjalan bersama Tuhan. Kemudian kami melihat sekumpulan orang-orang, kami memperhatikan yang lain berteriak lebih keras dari yang lain yang terbakar disana. Dia berkata, Bapa, Bapa, mohon ampuni saya! Tuhan tidak berhenti dan melihat ke orang ini, tapi Dia mendengar kata, Bapa Dia terkejut dan berbalik kepadanya. Yesus melihat dia dan berkata, Bapa? kamu memanggil Aku, Bapa? Bukan, Aku bukan Bapamu dan kamu juga bukan anakKu. Jika kamu anakKu, kamu akan berada dalam Kerajaan Surga. Kamu adalah anak dari bapamu, si iblis. Kemudian selimut api datang dan menutupi tubuhnya.
Tuhan menceritakan kisah hidup dari orang tersebut. Orang tersebut memanggil Dia, Bapa, karena dia memang mengenalNya. Dia dulu sering pergi ke gereja dan mendengar Firman Tuhan, dan kerap kali menerima janji-jani Tuhan. Jadi kami bertanya, Apa yang terjadi Tuhan? Kenapa dia berada disini? Tuhan menjawab, Dia hidup dengan kehidupan ganda, yang satu di rumah sedang yang satunya lagi di gereja. Dia pikir dalam hatinya, yah, tidak ada satupun yang hidup dekat denganku, bukan pastor bukan pula saudara seiman yang lain, jadi saya bisa melakukan apapun yang saya mau. Tapi dia lupa kalau Tuhan Maha Melihat dalam segala tingkah lakumu dan tidak ada satupun yang dapat berbohong ataupun tersembunyi dari Tuhan.
Firman Tuhan berkata, Galatia 6:7. Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. Orang ini menderita seribu kali lebih parah dari yang lain. Diapun membayar dengan penghukuman ganda, satu untuk dosa-dosanya, dan satunya lagi karena berpikir bisa membohongi Tuhan.
Hari ini, orang-orang mencoba menimbang-nimbang berat dari dosa, mereka pikir kalau homoseksual, pencuri dan pembunuh adalah yang lebih berat dosanya daripada yang pembohong dan tukang gossip. Tapi di mata Tuhan, semua dosa ini mempunyai berat dan bayaran yang sama. Firman Tuhan berkata kepada kira, dalam Roma 6:23, sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita. (Yehezkiel 18:20) Teman-teman dan saudara-saudaraku, saya mengajak anda semua untuk menerima Yesus. Yesus sedang mengadahkan tanganNya untuk mengampuni dan menerimamu jika kamu mau menyesali hidupmu. Firman Tuhan berkata kepada kita kalau seorang bertobat akan memperolah pengampunan. Adalah lebih baik untuk percaya sekarang, kemudian untuk menunggu dan menemukan balasannya di kemudian hari. Tuhan memberkatimu.

— Kesaksian Kelima —
Firman Tuhan berkata dalam Roma 6:23, sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.
Ketika kami turun kebawah, saya merasakan sakit dan pengalaman akan kematian. Saya sangat ketakutan dengan apa yang lihat. Saya menyadari kalau disana banyak, banyak orang yang berteriak-teriak dan menangis. Sangat gelap, tapi dengan kehadiran Tuhan, hilang tersebut hilang. Kami melihat ribuan dan ribuan dari jiwa-jiwa yang menangis untuk minta tolong dan minta pengampunan. Mereka menangis kepada Tuhan untuk dikeluarkan dari tempat itu. Kami juga meresakan kesakitan yang sangat karena kami, Tuhan menderita dengan sangat ketika Dia melihat mereka.
Banyak yang menangis kepada Tuhan dan meminta untuk dikeluarkan walaupun hanya untuk saru menit, satu detik. Tuhan bertanya kepada mereka, Kenapa kamu ingin keluar?, dan mereka pun menjawab, Karena saya ingin diselamtkan! Saya ingin bertobat dan diselamatkan! Bagaimanapun, adalah terlambat untuk mereka.
Orang-orang yang terkasih yang sedang mendengarkan saya sekarang, sekarang ini adalah kesempatan yang dimiliki untuk menentukan tujuan kita selamanya. Kamu bisa memilih berada di tempat penebusan atau berada untuk dihukum selamanya.
Kami melanjutkan perjalanan. Saya melihat di lantai di mana kami berjalan yang hancur oleh api, lumpur, dan pancaran api yang keluar. Disana juga tercium bau yang sangat menyengat dan jeritan dari orang-orang.
Kami melihat seorang lelaki, dari kejauhan, yang terbenam sepinggang di dalam lumpur yang terbakar. Kapanpun dia mengeluarkan tangannya, daging-daging berjatuhan dari tulangnya, masuk ke dalam lumpur. Kami bisa melihat ada kabut di tengkoraknya, jadi kami bertanya kepada Tuhan apa itu. Tipe ini adalah kabut untuk semua orang di Neraka. Tuhan berkata itu adalah jiwa mereka yang terperangkap di dalam tubuh yang berdosa, seperti yang tertulis di dalam Wahyu 14:11, maka asap api yang menyiksa mereka itu naik ke atas sampai selama-lamanya, dan siang malam mereka tidak henti-hentinya disiksa, yaitu mereka yang menyembah binatang serta patungnya itu, dan barangsiapa yang telah menerima tanda namanya.
Kami menyadari kalau banyak hal yang kami tidak pedulikan di bumi, lebih penting lagi, pesan yang paling jelas hidup kita menggambarkan dimana kita akan menghabiskan waktu kita dalam kekekalan.
Kami melanjutkan sambil berpegangan tangan Tuhan, kami menyadari kalau Neraka mempunyai banyak tempat yang berbeda-beda dengan tingkat penyiksaan yang berbeda pula. Kami sampai di mana banyak terdapat sel-sel yang di dalamnya terdapat jiwa-jiwa yang tersiksa. Jiwa-jiwa yang disiksa oleh berbagai macam setan-setan. Setan-setan akan mengutuki jiwa-jiwa tersebut sambil berkata, Kamu orang celaka, puji Setan! Layani dia seperti yang kamu lakukan di dunia! Jiwa-jiwa tersebut sangat menderita oleh cacing-cacing dan api yang terdapat di seluruh tubuh mereka.
Kami melihat dua orang yang berada di dalam satu sel, kedua orang tersebut mempunyai pisau belati di tangannya dan mereka saling menusuki. Mereka berkata satu sama lainnya, Kamu orang celaka yang terkutuk! Ini semua gara-gara kamu saya berada disini! Kamu membuat saya ada disini karena kamu membutakan saya dari kebenaran dan tidak mengenalkan saya kepada Tuhan! Kamu membuat saya tidak menerima Dia! Sering kali saya mempunyai kesempatan dan kamu tidak membiarkan saya untuk menerima Dia! Itu sebabnya kenapa saya berada disini, tersiksa dari hari ke hari!
Mendapat sebuah penglihatan, Tuhan menunjukkan kepada kami semasa hidup mereka selama di dunia. Kami melihat mereka sedang ada didalam bar. Sebuah argument yang kemudian mengakibatkan sebuah pertengkaran. Mereka sudah dalam keadaan mabuk. Salah satu dari mereka mengambil pecahan botol dan yang satu mengangeluarkan sebilah pisau. Mereka berkelahi sampai keduanya terluka parah dan akhirnya pun mati. Kedua orang itu pun berakhir dan scenario itu pun terulang selamanya. Mereka juga dibebani mental mereka karena mereka bersahabat di dunia, seperti saudara mereka sendiri.
Saya ingin memberitahukanmu hari ini, hanya ada satu sahabat sejati, dan namaNya adalah Yesus dari Nazaret. Dia adalah teman sejati. Dia teman yang setia, yang menyertaimu setiap saat.
Kami meneruskan perjalanan kami dan melihat seorang wanita dalam sebuah sel, dia berguling-guling terus di dalam lumpur. Rambutnya berantakan dan penuh dengan lumpur. Dalam sel yang sama terdapat ular yang besar dan gemuk. Ular itu mengitarinya, mengelilingi tubuhnya, dan memasuki bagian bawahnya. Dia dipaksa untuk memiliki kontak seksual dengan ular tersebut. Dalam tempat itu laki-laki dan perempuan yang hidup dalam perzinahan dipaksa untuk mengulanginya disana. Bagaimanapun, mereka dipaksa melakukannya dengan ular berukuran enam inci yang berduri. Ular itu menghancurkan sekuruh tubuhnya setiap waktu ular itu memasuki tubuhnya. Dia berteriak kepada Tuhan dan meminta Tuhan untuk menghentikannya. Dia tidak ingin menderita lagi, Tolong hentikan! Saya tidak ingin lagi! Kumohon! Hentikan ini! Dia memohon kepada Tuhan sebagaimana ular itu masuk dan menghancurkan tubuhnya lagi dan lagi.
Kami mencoba menutupi telinga kami karena tangisannya tapi kami tetap saja dapat mendengarnya. Kami mencoba lebih lagi menutupi telinga kami, tapi tetap saja itu tidak membantu. Kami berkata kepada Tuhan, Kumohon Tuhan kami tidak ingin lagi untuk melihat dan mendengar ini lagi! Kumohon! Tuhan berkata, Ini perlu agar kamu melihat ini, jadi kamu dapat memberitahukannya kepada yang lain, karena orang-orangku dirusak, orang-orangku tidak mengindahkan penebusan yang sejati, jalan yang benar menuju penebusan.
Kami meneruskan perjalanan dan melihat sebuah danau raksasa dengan ribuan dan ribuan dari orang-orang ada di tengah-tengah pancaran api. Mereka melambai-lambaikan tangan dan meminta tolong tapi benyak setan-setan yang beterbangan ditempat itu. Setan ini memegang tombak dengan bentuk hurup S di ujung tombaknya untuk menyakiti orang-orang yang terbakar di danau itu. Iblis-iblis memaki mereka dan mengutuki mereka dengan berkata, Kamu orang celaka yang terkutuk! Sekarang kamu harus memuji Setan! Puji dia, puji dia sebagaimana kamu lakukan dulu di dunia! Disana terdapat ribuan dan ribuan orang. Kami sangat ketakutan, kami merasa kalau kami tidak memegang tangan Tuhan kami akan ditinggalkan di tempat yang mengerikan itu. Kami ketakutan dari semua hal yang kami lihat.
Di kejauhan kami melihat seorang lelaki sedang berdiri, dalam sakit yang luar besar dan kesakitan yang mendalam. Dia diawasi oleh dua setan yang terbang diatasnya, menyiksa dia. Mereka menusuk tombak mereka kedalam tubuhnya dan mengeluarkan tulang rusuknya. Mereka juga bermain-main dengan dia setiap waktu. Lebih jauh lagi, Tuhan menunjukkan kepadaku kalau dia tersiksa karena selalu mengkhwatirkan keadaan keluarganya yang dia tinggalkan di dunia. Orang tersebut tidak ingin keluarganya berada ditempat yang sama untuk disiksa. Dia khawatir karena dia tidak pernah memberikan pesan tentang penebusan. Dia tersiksa karena dia ingat sekali dia pernah menerima pesan ini. Dia orang yang sangat penting untuk memberikan pesan ini untuk keluarganya, tapi dia malahan tidak mengindahkannya, dan sekarang dia khawatir akan anak dan istrinya.
Siksaan ini berlanjut sebagaimana iblis-iblis mencabut tangannya, dia jatuh kedalam lumpur. Karena kesakitan yang sangat dari terbakar dalam lumpur, dia bergeliat-geliat seperti cacing dari satu tempat ke tampat yang lain. Dagingnya jatuh dari tulangnya karena panas. Dia kemudian merayap seperti ular, mencoba keluar dari sana. Tapi setiap kali dia mencoba, iblis-iblis mendorongnya kembali kedalam bagian lumpur yang lebih dalam.
Kami kemudian sekumpulan setan-setan di satu tempat. Sesuatu menangkap perhatianku. Saya memperhatikan kalau ada satu iblis yang kehilangan satu sayapnya. Saya bertanya kepada Tuhan, Tuhan, kenapa iblis itu kehilangan satu sayapnya? Tuhan menjawab, Setan itu ditugaskan ke bumi dengan suatu tujuan, tapi dia tidak bisa menyelesaikan tugasnya, dan dia dilemparkan kembali ke Neraka oleh seorang pelayan Tuhan. Kemudian Setan datang dan menghukumnya dan mencabut salah satu sayapnya. Kemudian kami mengerti kalau orang-orang Kristen, kita semua mempunyai autoritas dan kekuatan dalam Nama Yesus untuk mengusir semua setan dan kerajaannya.
Teman-teman yang terkasih yang membaca tulisan ini sekarang, kesaksian ini bukan untuk penyiksaan tapi untuk penebusan, jadi kamu bisa test dirimu sendiri dan melihat keadaan hatimu terhadap Tuhan. Kemudian kamu merubah jalanmu, untuk keselamatan bukan penyiksaan. Saat ini, angkat hatimu untuk Tuhan dan akui dosa-dosamu, dan dengan demikian Tuhan datang pada saat ini kamu bisa pergi ketempatNya daripada ke tempat yang disitu hanya penyiksaan, tangis dan kertak gigi. Disana, kami akan benar-benar mengerti kenapa Yesus membayar dengan harga yang sangat mahal dengan salib di Kalvari.
Kami melihat banyak orang yang berada di Neraka karena ketidakpedulian mereka dan mengapa mereka ada disana. Mereka hidup penuh aktifitas dan mereka tidak berpikir akan dosa-dosa mereka. Teman-teman yang terkasih, ujilah dirimu! Apa kamu pikir kalau berbohong, mencuri dan sombong adalah hal yang wajar-wajar saja untuk dilakukan! Ini semua adalah dosa dihadapanNya! Saudara-saudara, berbaliklah dan hentikan itu semua! Saya memberikan anda pesan ini jadi anda bisa menghentikan keinginan untuk berbuat dosa dan lebih memperhatikan wajah Tuhan.

— Kesaksian Keenam —
Mazmur 62:13, dan dari pada-Mu juga kasih setia, ya Tuhan; sebab Engkau membalas setiap orang menurut perbuatannya.
Pada satu pagi hari Tuhan mengunjungi kami semua yang sedang ada di kamar itu. Dia membawa kami dan kami mulai pergi turun. Hatiku benar-benar dalam keadaan takut, saya tidak bisa menggambarkannya. Saya tahu kalau saya tidak bisa melepaskan tanganku dari Juru Selamatku. Saya merasa kalau Yesus adalah Hidupku dan Cahayaku dan semua sumber harapanku ada dalam Dia, atau saya akan ditinggalkan di tempat itu. Saya tidak pernah mengira kalau saya akan mengunjungi tempat itu. Saya tidak percaya akan tempat itu ada. Walaupun saya seorang Kristen, saya selalu mengira kalau tempat penyucian dosa adalah Neraka, tapi Tuhan menunjukkanku kebenaran dari Neraka.
Kami sampai di Neraka, saya merasa sangat shok. Dan semua iblis-iblis pun melarikan diri untuk bersembunyi, karena tidak satupun dari mereka yang tahan akan hadirat Tuhan. Kami mendengar jiwa-jiwa yang ditahan berteriak bahkan lebih keras, karena mereka tahu kalau Yesus dari Nazaret ada disana. Mereka semua tahu kalau hanya satu Pribadi saja yang bisa mengeluarkan mereka dari tempat itu. Tapi mereka tidak mempunyai harapan, walaupun itu adalah harapan yang salah.
Kami berjalan berpegangan tangan dengan Yesus dan sampai di suatu bagian perzinahan.Yesus melihat kesekitar dan melihat kepada seorang wanita yang sepenuhnya ditutupi oleh api. Ketika Yesus melihat dia, dia mulai keluar perlahan-lahan dari api tersebut, walaupun penderitaannya tidak pernah berhenti. Kami bisa melihat kalau dia dalam keadaan telanjang dan melihat karakter fisiknya. Tubuhnya benar-benar kotor dan dia bau. Rambutnya berantakan, dan dia mempunyai lumpur hijau kekuning-kuningan. Dia tidak memiliki mata dan bibirnya berjatuhan dalam bentuk pecahan-pacahan. Dia tidak mempunyai telinga, hanya lubang. Dengan tangannya, yang adalah tulang belulang yang terlihat arang hitam, dia mengambil daging yang jatuh dari wajahnya dan mencoba meletakkannya kembali. Tapi itu justru memberikan rasa sakit yang lebih lagi.
Dia kemudian gemetar dan berteriak lebih lagi, teriakannya tidak pernah berakhir. Dia dipenuhi oleh cacing-cacing, dan ada ular yang mengelilingi tangannya. Sangat tipis dan mempunyai duri-duri diseluruh tubuhnya. Dia mempunyai angka 666 yang tertera dibadannya, angka si binatang disebutkan dalam Wahyu. Dia juga memiliki pelat besi yang ada pada dadanya, pelat tersebut tidak bisa hancur oleh api. Pada pelat tersebut sesuatu tertulis dalam bahasa asing, tapi kemudian kami dapat mengerti kalau itu adalah suatu tulisan. Itu tertulis, Saya berada disini karena perzinahan.
Ketika Yesus melihat dia kemudian Dia bertanya padanya, Elena, mengapa kamu berada ditempat ini? Sementara Elena menjawab Tuhan tubuhnya berputar dengan sakit yang luar biasa dari siksaannya. Dia berkata kalau dia ada disini karena berzinah. Dia meminta Tuhan untuk pengampunan lagi dan lagi.
Kemudian kami mendapat penglihatan saat dia akan menjelang ajalnya. Ketika dia mati, dia sedang berhubungan seks dengan salah satu pacarnya, karena dia pikir, kalau suaminya sedang dalam perjalanan. Bagaimanapun, suaminya kembali dari pekerjaannya dan menemukan dia sedang berada di tempat tidur dengan seseorang yang lain. Suaminya kemudian pergi ke dapur dan mengambil sebuah pisau besar dan menikam punggung Elena. Dia mati dan dibawa ke Neraka, sama seperti dia mati, dia telanjang bulat.
Di Neraka, semua dimaterialkan kembali dan dia masih mempunyai pisau yang besar itu di punggungnya, mengakibatkan rasa sakit yang luar biasa. Saat ini, dia sudah tujuh tahun berada di Neraka dan dia bisa mengingat setiap moment dalam hidupnya. Dia juga ingat ketika sesorang mencoba mengkhotbahi dia tentang Yesus, kalau hanya Dia yang bisa menyelamatkannya. Tapi sekarang itu sudah terlambat dan untuk semua orang lain yang berada di Neraka.
Firman Tuhan mengatakan tentang perzinahan, dan itu sangat jelas. Perzinahan adalah hubungan seksual diluar pernikahan. Dalam 1 Korintus 6:13, makanan adalah untuk perut dan perut untuk makanan: Tetapi kedua-duanya akan dibinasakan Allah. Tetapi tubuh bukanlah untuk percabulan, melainkan untuk Tuhan, dan Tuhan untuk tubuh. Juga dalam 1 Korintus 6:18, jauhkanlah dirimu dari percabulan! Setiap dosa lain yang dilakukan manusia, terjadi di luar dirinya. Tetapi orang yang melakukan percabulan berdosa terhadap dirinya sendiri.
Ketika Yesus selesai berkata-kata kepadanya, dia kemudian ditutupi oleh selimut api dan kami tidak dapat melihat dia lagi. Tapi kami mendengar suara dagingnya terbakar dan teriakan mengerikan yang lain, saya bahkan tidak bisa menggambarkan jeritan mereka dengan kata-kata.
Kami melanjutkan lagi perjalanan kami lagi bersama Tuhan, Dia menunjukkan berbagai macam orang yang ada disana, pemuji idola, yang menggunakan dan mempraktekkan sihir, yang tidak bermoral, tukang cabul, pembohong dan homoseksual. Kami sangat takut, satu hal yang kami ingin adalah pergi dari sini. Tapi Yesus terus berkata ini adalah perlu untuk dilihat jadi kami bisa beritahukan untuk yang lain lagi, jadi supaya mereka percaya.
Kami berjalan lagi bersama Yesus, memegang tanganNya bahkan lebih erat lagi. Kami datang ke sebuah bagian yang membuat saya terheran-heran. Kami melihat seorang muda, umurnya 23 tahun, terbenam sepinggang yang berada di tengah-tengah api. Kami tidak bisa dengan jelas siksaan apa yang ia terima, tapi angka 666 tertullis padanya. Dia juga mempunyai pelat besi di dadanya yang bertuliskan, Saya berada disini untuk menjadi normal. Ketika dia melihat Yesus, dia mengulurkan tangannya dan meminta ampun kepada Yesus untuk pengampunan. Firman Tuhan berkata dalam Amsal 14:12, ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut.
Ketika kami membaca pelat yang bertuliskan Saya berada disini untuk menjadi normal, kami bertanya kepad Tuhan, Tuhan, apa bisa!? Apakah mungkin seseorang bisa berada di tempat ini karena alasan tersebut? Kemudian Yesus bertanya kepadanya, Andrew, mengapa kamu berada di tempat ini? Dia pun menjawab, Yesus, waktu saya di bumi, saya pikir dosa itu hanya membunuh dan mencuri saja, dan oleh sebab itu saya tidak pernah mencoba mengenalMu. Di Amsal 9:18 dikatakan, orang-orang fasik akan kembali ke dunia orang mati, ya, segala bangsa yang melupakan Allah.
Andrew membuat kesalahan besar dalam mengklasifikasikan dosa-dosa, seperti orang-orang hari ini. Alkitab berkata dengan jelas yang mengatakan dalam Roma 6:23, sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal. Lebih lanjut lagi, dimana Alkitab memberitahu kalau dosa tidak dipilah-pilah, karena tetap semua itu adalah dosa. Andrew mempunyai kesempatan untuk tahu dan menerima Yesus tapi tidak mengambil kesempatan yang Tuhan berikan kepadanya. Bisa jadi ada ribuan kesempatan untuk mengenal Tuhan tapi dia tidak pernah ingin untuk mengenalNya dan itulah yang menjadi alasan mengapa dia berada disini. Kemudian sebuah selimut api yang besar menutupi seluruhnya dan kami tidak pernah melihatnya lagi.
Kami melanjutkan perjalanan bersama Yesus. Dari kejauhan kami melihat sesuatu berjatuhan turun, seperti rongsokan material. Ketika kami mendekatinya, kami melihat itu adalah orang-orang yang jatuh ke Neraka pada saat itu. Orang yang mati di dunia tanpa menerima Yesus Kristus dalam hati mereka, kemudian mereka sampai di Neraka.
Kami melihat seorang muda, banyak iblis yang lari kearahnya dan mulai menghancurkan tubuhnya. Secara cepat, tubuhnya mulai di penuhi dengan cacing-cacing. Dia berteriak Tidak! Apa ini? Stop! Saya tidak ingin berada di tempat ini! Dia bahkan tidak tahu kalau dia sudah mati, dan mati tanpa Yesus di hatinya. Angka 666 tersirat di dahinya, dan sebuah pelat besi yang menggantung di depan dadanya. Bahkan kami tidak bisa melihat alasan mengapa dia berada di Neraka, kami tahu dengan yakin kalau dia tidak akan pernah bisa keluar.
Tuhan mengatakan kalau semua siksaan untuk semua orang-orang di Neraka bahkan akan bertambah berat pada hari penghakiman. Kalau mereka semua menderita dengan sangat dan menakutkan dengan tidak bisa terbayangkan lebih lagi nanti saya tidak bisa membayangkan bagaimana mereka akan dihukum pada hari penghakiman.
Kami tidak melihat anak-anak disana. Kami hanya melihat ribuan dan ribuan orang-orang muda, laki-laki dan wanita dari banyak warga negara. Tapi, di Neraka tidak ada kebangsaan dan tingkat sosial, semua datang untuk disiksa dan dihukum. Disana hanya ada satu hal yang setiap orang inginkan, mempunyai kesempatan keluar, paling tidak untuk satu detik. Mereka juga ingin untuk meminum setetes air untuk menyegarkan lidah mereka. Seperti kisah orang kaya yang diceritakan di Alkitab. Lukas 16:19. Tapi itu kemudian tidak mungkin lagi, mereka memilih dimana mereka akan menghabiskan dalam kekekalan. Mereka memutuskannya tanpa Tuhan. Tuhan tidak pernah memutuskan seseorang untuk pergi ke Neraka, tapi semua orang sampai disana berdasarkan keputusan yang mereka miliki. Dalam Galatia 6:7, jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.
Hari ini kamu mempunyai kesempatan yang besar untuk mengubah tujuan akhirmu. Yesus masih ada sampai hari ini, dan Alkitab berkata kalau kita memiliki hidup kita juga mempunyai harapan. Hari ini kamu mempunyai hidup, jangan lewatkan kesempatan ini, iini bisa jadi kesempatan yang terakhir.
Tuhan memberkatimu.

Sumber :
Share:

Kesaksian Seorang Hamba Tuhan Dari Korea Bo Rha Choi Bertemu Dengan Muhammad Di Neraka

Kesaksian Seorang Hamba Tuhan Dari Korea Bo Rha Choi Bertemu Dengan Muhammad Di Neraka

Seorang hamba Tuhan dari Korea bernama Bo Rha Choi, oleh kehendak Tuhan, bertemu dengan Muhammad dineraka.  Bukan hanya itu, dia juga bertemua banyak para pemimpin Budha dan Hindu disana. Dia juga melihat 'Sidharta Gautama' sang Budha disana. Sebuah pengalaman yang mengerikan, yang Tuhan izinkan untuk menyadarkan banyak orang agar segera menerima pengampunan dari Tuhan Yesus.

Memang sudah banyak pengalaman anak-anak Tuhan yang diizinkan Tuhan melihat dan merasakan hebatnya Neraka. ini untuk memberikan peringatan kepada kita semua, bahwa neraka itu bukanlah sebuah isapan jempol, tapi sebuah ancaman menakutkan yang menanti setiap orang yang tidak menerima keselamatan dari Tuhan Yesus.

Banyak orang bertanya-tanya, dimana sebenarnya letak neraka itu. jawabannya adalah 'Dibawah'.  Tuhan Yesus menunjukkan kepada anak-anakanya bahwa neraka itu ada dipusat bumi, ada banyak lorong-lorong besar menuju kesana. Ada banyak sekali kesaksian dan buku dari orang yang pernah melihatnya, misalnya anda bisa membaca buku 'Kathryn Baxter', disana dia menjelaskan dengan detail mengenai neraka yang dia lihat. Sungguh sangat mengerikan.


Beberapa kali kesempatan, Neraka itu pernah terekam dalam media audio.  Pernah suatu kali, dalam sebuah tambang yang sangat dalam, dimasukkan sebuah 'Microphone Super Sensitiv', untuk mendengar keberadaan minyak bumi. Dan ketika rekaman itu diputar untuk didengarkan, terdengarlah suara jeritan-jeritan yang sangat mengerikan, seperti suara jutaan orang didalam sebuah ruangan penyiksaan.

Korea akhir-akhir ini memang mengalami lawatan Tuhan yang luar biasa, jika di Amerika sudah banyak yang masuk kedalam Kekristenan yang suam-suam kuku, agama New Age, Atheis, Bahkan beberapa mencoba pengalaman baru menjadi islam.  Namun di Korea, justru semakin banyak orang-orang kristen yang luar biasa dan penuh urapan dari Tuhan.

Dan saat itu, ketika gereja yang dipimpin Pastor Bo Rha Choi mengadakan ministry, kembali mereka mendapatkan mujizat Tuhan yang luar biasa, dimana suara muhammad dari neraka, terdengar dengan jelas diseluruh ruangan gereja itu, dan semua jemaat yang berdoa ikut mendengarkannya, adapun kemudian yang mereka lakukan adalah merekamnya.

Dan disanalah kita mengetahui mengenai seluk beluk muhammad yang sebenarnya, yang dunia belum pernah tahu.  Dan ternyata itu sangat mengejutkan, karna banyak hal yang masih tersembunyi dari orang islam, bahkan para peneliti theologia sekalipun.

Beberapa diantaranya adalah, muhammad mengaku bahwa dulu dia mengadakan banyak perang, karna dia hanya menginginkan sebuah kekuasaan lokal.  Dia ingin meniru Yesus, seorang pemimpin yang sangat berkharisma dan diikuti banyak orang.  Lalu dia mulai menipu banyak orang dan menciptakan tuhan buatannya sendiri, yang dia beri nama 'allah swt', untuk membuatnya menjadi sebuah sosok yang fenomenal dan ajaib.

Kebohongan demi kebohongan  mulai dia ciptakan, mulai dari tipuan yang rasional seperti menelikung banyak ayat Alkitab, sampai menciptakan kebohongan-kebohongan paling konyol, misalnya salah satu yang paling konyol adalah, dimana dia berkata bahwa para mujahidin yang mati berjihad demi islam, akan mendapatkan 72 bidadari perawan berdada montok dan penuh gairah, yang akan memuaskan hasrat sexual mereka.  Semua ini dia ciptakan hanya untuk mendapatkan pengikut setia.

Namun satu hal yang muhammad tidak pernah duga adalah, bahwa seluruh dunia akan percaya pada semua kebohongan-kebohongan konyol yang dia ciptakan.  Misalnya kebohongan konyol lainnya adalah, dimana muhammad berkata, bahwa dia membelah bulan. Dan lagi-lagi dunia mempercayainya.

Dan karna melihat kebinasaan dari hasil yang dia ciptakan, muhammad menyesal dengan sangat, dan meminta agar semua orang meninggalkan islam, dan menerima Yesus sebagai juruselamat. Jika tidak mereka akan sampai dineraka juga.

Muhammad sendiri dengan sangat kesakitan selalu mengakui dosanya dan meminta Tuhan untuk mengeluarkannya, agar dia memberitakan kebenaran kepada umat islam.  Namun yang menjadi persoalannya adalah 'Sekalipun muhammad sang pendiri islam bangkit dari kubur sekalipun untuk menyadarkan mereka, mustahil akan ada yang percaya".

Video :

Sama seperti Firman Tuhan yang berkata "orang kaya yang dineraka itu meminta kepada Tuhan untuk mengeluarkannya dari neraka, supaya dia menyadarkan para keluarganya agar bertobat", namun Tuhan berkata "Ada banyak nabi yang bersama - sama dengan mereka memberitahukan kebenaran, jika mereka menerimanya mereka akan selamat, tapi jika mereka menolaknya, sekalipun manusia yang bangkit dari kematian yang menyadarkan, mereka tetap akan menolak.

Jadi sesungguhnya yang muhammad inginkan hanyalah 'sebuah kekuasaan lokal', bukan seluruh dunia. Dan ada banyak lagi fakta-fakta mengejutkan lainnya. Silahkan anda ikuti sendiri video dibawah ini.

Dan semoga dengan tulisan ini, akan banyak umat muslim yang keluar dari jalan kebinasaan mereka, dan menerima pengampunan dari Tuhan Yesus untuk keselamatan mereka, sebab hanya Yesuslah satu-satunya jalan menuju surga, sebab surga adalah milik Yesus. Amin

Sumber :
http://karnolate.blogspot.co.id/2016/03/kesaksian-seorang-hamba-tuhan-dari.html
Share:

Kamis, 14 April 2016

Kesaksian Ketika Tuhan Yesus Membawa Roh Dari Laura Wanma (Lala) Usia 12 Tahun

“Diawali kerinduan yang dalam untuk bertemu TUHAN sejak sekolah di Taman Kanak-kanak hingga usia yang ke 12 Tahun baru TUHAN membawa Rohnya bertemu TUHAN. Apa yang ia lihat dengar dan saksikan itu yang dituliskan, tidak ada di tambah, tidak ada yang dikurangi. “Berdoalah dan minta Pimpinan Roh Kudus sebelum membaca kesaksian ini.”


TUHAN MEMBAWA SAYA KE SURGA

Tanggal 17 Maret, Jam 07.00 Malam
Lawatan TUHAN pada hari pertama pada LALA, dalam penyembahan dan puji-pujian tangan saya terangkat dengan sendirinya, dan saya bicara : mama, tangan saya tidak bisa turun makin terangkat terus tangannya. Dan saya melihat begitu banyak malaikat ada di dalam kamar tiba-tiba sebuah cahaya yang sangat terang di dalam kamar, dalam terang ada suara Tuhan sendiri berbicara pada saya. (Tuhan bilang kepada aku; akan terjadi kematian pada Keluarga terdekat Ku, dan setelah itu Tuhan berbicara padaku: “aku harus pergi dan katakan pada saudara dekat ku , bahwa dia harus berbalik padaKU, karena AKU masih punya KEMURAHAN pada saudara mu, karena kehidupannya sudah jauh dari AKU). (Kakakmu punya masalah dan beban yang berat dalam keluarga.)

Tanggal 18 Maret, Jam 07.00 Malam
Pada hari ke-2 (Tuhan berbicara padaku,: … aku akan lulus ujian sekolah dengan nilai yang bagus )

Tanggal 20 Maret, Jam 08.30 Malam
Sementara saya dengan mama saya kembali dalam penyembahan, tiba-tiba malaikat datang dan membawa roh saya, saya dan malaikat terus terbang ke uncen atas, dan setalah kami sesampai di uncen atas kami berhenti dan berdiri di suatu batu. Dan malaikat menunjukan kepada saya ada beberapa kota yang saya lihat, Nabire, Serui, Biak, Manokwari. Malaikat berbicara kepada saya : Tuhan menyuruh anda bahwa saya harus pergi berpijak di kota-kota tersebut untuk menyampaikan pesan TUHAN, semua harus bertobat karena SUDAH TIDAK ADA WAKTU LAGI, TUHAN SUDAH AKAN SEGERA DATANG, dan saya bertanya kepada Malaikat : siapakah Engkau , dan dia menjawab (aku Gabriel) Malaikat TUHAN. Setelah itu Malaikat mengantar roh saya kembali ke dalam tubuh saya.

Tanggal 21 Maret, Jam 06.00 Sore
Perjalanan LALA dari Abe menuju Entrop, sesampainya ditanjakan otonom Kotaraja masih didalam taxi angkutan Malaikat datang, menjemput saya, dan kami terbang diatas Kota Jayapura kata malaikat kepada saya : coba engkau lihat kebawah, dan saya pun melihat banyak sekali orang yang berdiri dan orang yang sama mereka memakai baju hitam menutup dari kepala sampai ke kaki. Dan mata mereka berwarna hitam dan ada api di dalam bola mata mereka, saya melihat mereka berada di mana-mana, di rumah sakit, pinggir jalan, tengah jalan, pasar, depan rumah-rumah penduduk, dimana saja mereka ada. Di tangan mereka memegang garpu yang besar, saya bertanya kepada malaikat, siapakah mereka,,? “dan malaikat menjawab mereka adalah malaikat maut”, sementara kami masih berada diatas Entrop, saya melihat ada sekolompok anak muda yang sementara miras di pinggir jalan, seya pun sedih sekali karena maut ada berdiri disekelilingi mereka.

Sesudah itu Malaikat berkata kepada saya, “ Lala, kalau ada sesuatu yang akan terjadi dengan dirimu dan kamu merasa kurang nyaman, sebut 2 (dua) nama yaitu : Darah Yesus dan Dalam Nama Yesus karena nama ini Penuh Kuasa.

Malaikat membawa saya kami terus terbang melewati awan. Saya melihat bumi yang begitu kecil di bawah. Kami pun terbang terus dan melewati terowongan yang sempit dan gelap, saya sangat takut dan Malaikat memeluk saya, saya melihat ada cahaya yang terang dan itulah Surga, saya dan Malaikat sampai di pintu gerbang itu, ada 2 (dua) Malaikat yang berjaga didepan pintu gerbang itu, saya melihat pintu gerbang itu di hiasi dengan mutiara dan kristal, pintu gerbang itu terbuka sendiri, dan setelah itu kami berdua berjalan dalam taman. Ada suatu pintu yang terbuka dan saya melihat kedalamnya meja panjang yang sudah tersusun dengan rapi dan itu seperti akan mengadakan pesta perjamuan kudus dan di situ juga ada setiap Malaikat yang berdiri di belakang kursi-kursi, dan di tangan mereka memegang sangkala atau trompet, dan itu pun juga akan siap ditiup, setelah dari situ saya terus berjalan lagi di dalam Surga, saya melihat dalam taman ada banyak sekali berbagai macam pohon-pohon dan berbagai macam buah, saya melihat ada bunga-bunga yang sangat indah, Malaikat Gabriel datang kepada saya, dan Ia katakan kepada saya “waktu mu sudah habis” dan engkau harus kembali, dan saya pun berbicara kepada malaikat ,, ( saya senang disini dan saya tidak mau kembali karna saya merasa di sini sangat damai, dan tiba-tiba ada suara yang keluar dari Tahta Yang Penuh Kemulian / Cahaya itu, dan suara mengatakan kepada saya , (Lala engkau harus pulang) dan Malaikat Gabriel mengantar saya kembali.

Saya melihat dari atas taksi berwarna merah yang saya tumpangi sedang berjalan melewati Pemda 1 menuju terminal Entrop. Dan Malaikat mengantar saya masuk kembali ke dalam Tubuh saya dan saya terbangun dan mengatakan “HALLELUYAH”.
Semua penumpang kaget dan melihat saya, mereka bertanya “adik, apakah kamu baik-baik saja..?” saya pun terkejut karena saya sedang bersandar di bahu seorang penumpang dan ia sedang mengoles minyak di hidung saya karena ia berpikir kalau saya sedang pingsan. Saya pun menghentikan taksi yang saya tumpangi karena sudah sampai di tempat tujuan.

Jam 11 Malam saya sementara tidur Malaikat datang membawa saya, kepada TUHAN kami masuk dalam pintu gerbang Surga, saya melihat ada seseorang yang berdiri dan berjubah putih yang sangat panjang dan Dia membuka tanganNya saya mendekat dan Dia menggendongku , dan saya tahu bahwa itu adalah TUHAN YESUS, kami berdua berjalan dalam Surga dan itu pun begitu indah surga itu segala macam bunga-bunga, yang saya belum pernah lihat dibumi, semua itu ada di sana hati saya merasa damai di tempat itu, pohon yang rindang penuh dengan buah-buahan, dan juga ada sungai yang mengalir sangat jernih, TUHAN bilang pada saya Lala ? coba engkau masukan kaki kedalam air itu dan saya pun memasukan kaki ke dalam air tersebut. TUHAN berbicara lagi kepada saya, engkau bisa minum air itu, (dan saya pun minum, saya merasa damai sekali di hati) dan Tuhan bicara lagi kepada saya dan kau bisa masukan kepala mu kedalam air itu, dan engkau bisa bernapas, dan apa yang Tuhan katakan itu semua benar, banyak ikan - ikan yang datang berkumpul di sekelilingi saya, saya tanya Tuhan, ( kalo di dunia itu saya tidak bisa tangkap ikan, ikan itu akan lari, TUHAN bilang sama Lala, ikan disini bisa berbicara pada Lala, dan setelah itu saya dengan TUHAN terus berjalan saya tanya TUHAN, TUHAN bagaimana TUHAN bisa melihat ke dunia dosa yang manusia lakukan, dunia ini terlalu besar bagaimana Tuhan melihat itu, TUHAN bilang ikut aku akan Ku tunjukan kepada engkau, saya dengan TUHAN terus berjalan, dan TUHAN tunjukan kepada saya, ada sebuah meja kaca yang besar dan saya melihat dunia itu terlalu kecil. Saya juga bisa melihat dosa apa saja yang manusia lakukan, saya kaget dan melihat sesuatu yang saya kenal, saya katakan kepada TUHAN. TUHAN ? ( saya bisa lihat ke bawa, saya dengan mama sedang terbaring di tempat tidur. Saya bilang Tuhan, Tuhan ini saya dengan mama yang tidur.) TUHAN jawab YA AKU TAHU, ada seorang Malaikat yang berdiri didalam kamar kamu, saya dengan TUHAN berjalan lagi, saya melihat ada suatu ruangan dan ada dua Malaikat berdiri di atas meja itu ada buku besar, saya bertanya kepada TUHAN, TUHAN ? ini buku apa ?TUHAN jawab “ ini adalah buku kehidupan”, saya bertanya lagi apakah saya boleh lihat buku ini, TUHAN pun jawab” ya boleh”, dan dua Malaikat siap buka lembaran perlembaran, lembaran pertama saya melihat nama-nama ada satu marga yang saya kenal, saya melihat lagi dan Marga, bahwa itu saudara saya dan saya bilang kepada TUHAN, ”TUHAN ini saudara saya” lalu TUHAN jawab,” ya saya kenal Kehidupannya. S’karang dia ada disini dan sementara sedang memuji TUHAN”. Malaikat membuka lembaran yang berikut saya mengenal orang yang sama lagi nama dan marganya saya katakan kepada TUHAN, ‘’ini Om saya’’ TUHAN bilang , “ya dia juga ada disini” saya terus memeluk TUHAN dan menangis, saya dan TUHAN terus berjalan di dalam taman saya melihat ada dua orang yang datang kepada saya, yang satunya laki-laki yang berumur 18 atau 19 tahun dan yang kecil berumur 2 tahun, anak kecil berlari dan memeluk saya tetapi saya merasa dia tembus, karena kami bersama-sama roh, kalau laki-laki yang berumur 18/19 tahun dia mirip skali dengan ibu saya seperti kembar , dan saya tahu ibu saya pernah cerita ada kakak saya yang laki-laki sudah meninggal pada waktu masih bayi, dan saya tahu itu adalah kakak saya, sesudah itu mereka berdua kembali ke dalam ruangan mereka masing-masing. Kemudian saya melihat ada satu bunga yang indah s’kali, saya minta pada TUHAN, “TUHAN apakah saya bisa memetik bunga ini..? saya berikan kepada ibu saya, ibu saya suka skali pada bunga’’ TUHAN katakan ‘’belum saatnya kau mengambil bunga dan buah-buah dari tempat ini’’ dan setelah itu saya dengan TUHAN masih terus berjalan, dan saya melihat ada satu rumah yang pintunya terbuka, saya tanya TUHAN apakah saya boleh masuk kedalam rumah ini, TUHAN bilang “silahkan.” Saya sampai ke depan pintu rumah itu, saya tidak bisa masuk karna lantai rumah terbuat dari emas. Saya bilang kepada TUHAN “wahh TUHAN... lantai ini sangat indah, di dunia emas sangat mahal” ,lalu TUHAN tersenyum dan berkata “ ini rumah mu, ada beberapa rumah yang sama”. Saya bertanya, “TUHAN, apakah rumah yang disebelah yang boleh masuk?” lalu Tuhan berkata “rumah-rumah yang pintunya masih tertutup,itu milik orang lain.’’ Lalu Tuhan berkata lagi, “ikutlah Aku’’.

TUHAN MEMBAWA SAYA KE NERAKA

TUHAN menggendong saya dan kami berdua pun terbang lalu masuk kedalam satu terowongan yang lebar. Saya dan TUHAN masih tetap berjalan dan saya mencium bau yang sangat busuk kemudian Saya merasa panas. Jauh ke depan Saya melihat ada setan yang berkaki tiga dan dia memegang trisula (tongkat garpu) lalu dia melihat Tuhan dan dia pun sujud menyembah. Saya dan TUHAN berjalan terus ke suatu tempat lalu TUHAN mengijinkan saya melihat sumur yang penuh dengan manusia yang sedang disiksa oleh iblis. Iblis menyiksa mereka hingga daging di tubuh mereka terlepas tapi mereka tidak bisa mati. Kami pun berjalan lagi kemudian saya melihat satu meja yang ada buku diatasnya dan ada tertulis Perzinahan. Saya melihat orang di dalam kolam api dalam keadaan telanjang. Mereka melihat TUHAN dan memanggil “ Bapa...Bapa...” tapi TUHAN tidak melihat mereka. Saya masih berjalan dengan TUHAN dan kami melihat ada satu hamba Tuhan.lalu saya bertanya kepada TUHAN, “ TUHAN, kenapa ada hamba Tuhan dalam neraka?” TUHAN bilang “ Aku juga memakai dia, tetapi dia tidak pernah menyampaikan pesan Ku”. Kemudian dia melihat Tuhan dan berteriak “Bapa....Bapa.... tolong keluarkan saya 1 menit saja dari tempat ini, saya mau bertobat.” Lalu TUHAN berkata kepada Hamba Tuhan itu, “sudah terlambat, sekarang Aku memakai hamba Ku ini” sambil menunjuk ke arah saya. Dan kami pun berjalan lalu saya melihat orang-orang yang disiksa dan TUHAN berkata kepada saya, “inilah orang-orang yang tidak setia dengan Perpuluhan. Dan saya melihat lagi banyak sekali anak-anak muda yang menari diatas paku sesuai dengan irama musik. Kalau irama Rock mereka harus melompat lebih cepat dan tidak boleh berhenti sedetik pun. Jikalau ada yang berhenti, iblis akan datang dan menyiksa mereka. Kemudian saya bertanya kepada TUHAN, “TUHAN, berapa hari yang lalu Malaikat Gabriel selalu datang dan menjemput saya. Kenapa bukan Malaikat Gabriel yang membawa saya ke neraka..? lalu TUHAN menjawab, “Malaikat tidak bisa datang ke tempat ini, karna dia akan jatuh.”

Lalu kami kembali lagi ke SURGA dan melewati jalan yang lebar tadi. Sampai di Surga TUHAN berkata kepada saya, ”Lala, apa yang kau lihat tadi,harus kau sampaikan kepada umat Ku. Dan TUHAN menggendong saya dan berkata,”Lala kau harus memngambil bagian didalamKu, kau harus di baptis tanggal 25 Maret . Dan katakan kepada hambaKu Ronald AKU percayakan dia untuk menulis bukumu.” lalu TUHAN menatap Malaikat Gabriel, Malaikat Gabriel pun sujud dibawah kaki TUHAN. Lalu TUHAN berkata kepada Malaikat Gabriel, “ antar anak Ku kembali”. Dan Malaikat Gabriel menggendong saya lalu kami berjalan ke pintu gerbang dan melihat ada satu malaikat yang datang dan berbicara kepada Malaikat Gabriel dengan menggunakan bahasa yang tidak saya mengerti tetapi Malaikat Gabriel menunjuk kepada saya dan Ia menatap ke Tahta Allah dan begitu juga Michael berbalik ikut melihat ke Tahta Allah dan Tuhan sementara melihat ke arah kami bertiga, Michael pun tunduk dan mempersilahkan kami berdua untuk melanjutkan perjalanan.

Dalam perjalanan kembali, Malaikat Gabriel bertanya kepada saya, “bicara apa dengan Bapa..?” lalu saya menjawab, ”banyak hal yang TUHAN sampaikan buat saya’’. Dan saya bertanya kembali kepada Malaikat, “apa tugas mu di surga..?” Malaikat itu menjawab, “saya pengawal TUHAN, apa yang TUHAN perintahkan, saya lakukan semuanya”.

Begitu mendekati rumah kami, kami berjalan dan melihat begitu banyaknya maut yang sedang berjaga-jaga di samping kiri-kanan jalan. Setelah tiba di rumah kami, saya melihat satu malaikat maut yang sedang berdiri di pagar depan rumah. Dan di depan pintu rumah kami ada satu Malaikat Tuhan yang sedang berjaga. Malaikat maut itu sangat gelisah sekali karena ia ingin masuk kedalam rumah tetapi tidak bisa karena ada Malaikat Tuhan yang menjaga rumah kami. Setelah itu malaikat maut berjalan ke belakang rumah dan ia mencoba untuk masuk kedalam tetapi tidak bisa juga karena ada 2 Malaikat Tuhan yang berjaga di pintu belakang rumah kami. Tidak puas dengan itu, malaikat maut mencoba masuk yang kedua kalinya tetapi ia terlempar, jatuh dan hilang seperti debu yang di tiup angin. Malaikat Gabriel pun mengantar saya kembali ke kamar tidur dan Roh saya masuk kembali dalam tubuh saya pada pukul 06.00 tepat. Saya pun kembali melakukan aktifitas sehari-hari sebagai anak sekolah.

KAMIS, 22 Maret, Pukul 19.00
Pada saat kami beribadah di rumah salah satu anggota jamaat kami, pada saat itu Malaikat Gabriel datang dan menjemput saya dan membawa saya kepada Tuhan. Lalu Tuhan tunjukan kepada saya kota yang saya harus pergi dan menyampaikan pesan kepada jemaat di suatu Gereja Katolik di Wamena.

JUMAT, 23 Maret, Pukul 09.00
Malaikat datang menjemput saya dan membawa saya kepada Tuhan. Tuhan sampaikan pesan khusus buat Jemaat BARACHIEL di Kampung Harapan, kataNya “ sampaikan kepada jamaat, tidak boleh terlambat untuk beribadah. Siapa yang selalu datang terlambat dia juga tidak akan ambil bagian dalam Kerajaan Surga. Setiap ibadah berlangsung tidak boleh seorang pun yang berada di luar gereja, pesan juga kepada ibu-ibu dan anaknya yang masih di gendong semua harus duduk di dalam gereja dan mendengar FIRMAN TUHAN. Jangan ada seorang anak yang tinggal di dalam panti maupun pastori, semua harus mengambil bagian didalam gereja walaupun bangku-bangku penuh, duduk dilantai pun tidak jadi masalah. Semua harus menghargai FirmanKu”.

Pada siang hari di waktu yang sama selesai doa dan puasa, saya menyampaikan pesan Tuhan kepada guru-guru sekolah minggu. Perjalanan pulang dari gereja ke rumah, dalam taksi Malaikat membawa saya kepada Tuhan dan Tuhan mengatakan kepada saya, “terima kasih Lala, kau telah sampaikan pesanKu kepada guru-guru sekolah minggu” Tuhan berkata lagi kepada saya ‘’ hari minggu kau harus menyampaikan lagi pesanku kepada jemaat. Tetapi jangan hanya jemaat dan keluaurga saja yang kau sampaikan. Sampaikan juga kepada agama yang lain; Buddha, Islam, Hindu dll karena mereka juga mesti selamat. Sampaikan kepada mereka secepatnya karena aku akan membawa engkau keluar,ke kota yang lain.”

Pukul 19.00
Malaikat datang membawa saya kepada Tuhan, dan Tuhan berbicara kepada saya, “Lala,cepat...cepat...cepat... berlari dan sampaikan kepada semua umat, waktuKu sudah tidak ada lagi”. Dan Tuhan tunjukan pada saya, waktu /jam surga. Saya melihat jarum jam yang pendek tepat pada 1 angka dan jarum panjang sudah mendekati jarum pendek. Saya tidak bisa melihat angka di jam itu. Tuhan berkata kepada saya, “ Lala cepat berlari dan sampaikan pesanKu kepada umatKu. waktuKu tinggal sedikit’’. Dan Tuhan berkata kepada saya lagi , “Lala, tidak ada satu malaikat pun yang pernah melihat waktu surga. Aku mengijinkan engkau untuk melihat waktu surga supaya engkau menyampaikan apa yang kau lihat kepada umatKu”

Pukul 20.30
Malaikat datang menjemput saya dan membawa saya kembali kepada Tuhan dan Tuhan tunjukan kembali waktu/jam surga yang tinggal sedikit tidak lama lagi. Tuhan katakan kepada saya, “sampaikan kepada teman-teman sekolah mu, guru-guru mu, tetangga-tetangga mu dan siapapun yang kau ketemu. Katakan kepada mereka, bertobat dan berbalik kepadaKu.”

SABTU 24 Maret, Pukul 13.00
Saya, bersama ibu dan tante. kami berada dikeluarga wilson sentani, tepat pukul 13.00 am, sementara tante saya lagi berdoa untuk keluarga Wilson, dan saya lagi berbaring di kamar , melihat malaikat sudah datang, saya bisa melihat malaikat datang karena roh saya sudah keluar dari tubuh saya dan duduk dia atas tempat tidur. Saya memanggil Malaikat untuk masuk ke kamar tetapi malaikat itu tetap berdiri saja , dan saya memanggil sekali lagi pada malaikat itu. Malaikat tunjuk kepada tante saya yang sementara berdoa, saya memanggil malaikat itu sekali lagi, malaikat itu bilang pada saya “saya tidak bisa berjalan masuk kekamar”, (dia menunjukan jarinya kepada tante saya) “karena hamba ini sedang lagi berbicara dengan Bapak, jadi saya harus menunggu sampai selesainya berdoa atau amin”, trus malaikat masuk kekamar dan membawa saya kepada Tuhan. Setelah sampai di surga Tuhan sampaikan kepada saya, untuk menyempaikan. pada pukul 12.00 pm. saya mulai rasa badan saya berat dan ingin tidur, karena malaikat mau datang jemput saya, tetapi mama terus menyuruh saya siapkan pakain saya untuk besok pagi ibadah. Begitu saya tertidur malaikat datang membawaKu kepada Tuhan. Dan Tuhan mulai berbicara kepada saya. “(Lala) katakan kepada mamamu jangan menahan engkau, kalau badan sudah terasa berat biarkan engkau tidur, karena AKU mau sampaikan sesuatu yang besar”.

Teguran kedua buat saya. Tuhan katakan “Lala mengapa engkau lupa apa yang Aku sampaikan kepada mu, harus semua nya kau ingat semua pesanku”, saya katakan kepada Tuhan, “(Tuhan saya minta ampun)”, jawab Tuhan “AKU akan kembalikan semua pada waktu engkau bersaksi.

MINGGU, 25 Maret Pagi,
Kemurahaan Tuhan, saya bisa berdiri dan bersaksi menyempaikan pesan Tuhan kepda jemaat barachiel. Setelah saya selasai bersaksi, saya mengambil bagian mati dan bangkit bersama YESUS ( Baptisan Air ). Selesai ibadah , kami dipanggil untuk mengikuti rapat majelis, yang dibahas dalam rapat siang itu tentang KKR, saya juga ikut dalam rapat itu, dan saya melihat malaikat itu datang lagi tuk menjemput saya , dan membawaKu kepeda Tuhan, Tuhan katakan kepdaKu “katakan kepada Hamba-hambaku , lakukan saja KKR itu, AKU akan turun campur tangan. Pada pukul 04.00 sore, saya masih ada dirumah pastori, saya dibawa dari malaikat kepada Tuhan. Tuhan tunjukan kepadaKu, sesuatu lubang yang besar dan dalam, gelap sekali. Saya melihat ada banyak orang tertarik kedalam lubang itu, mereka coba untuk menahan, tetapi tidak bisa juga tetap mereka terjatuh dalam lubang itu.

SENIN, 26 Maret Jam 02.00 Subuh
Malaikat datang dan membawaKu kepada Tuhan , Tuhan katakan “AKU akan memakai engkau sampai AKU datang Kembali, Tugas dan tanggung jawab yang AKU berikan kepada engkau tidak selesai sampai disini AKU akan memakai engkau sampai AKU datang kembali”. Pada pukul 06.00 sore sama seperti biasa malaikat menjemput saya kepada Tuhan, Tuhan tunjukan lagi Lubang yang besar dan gelap. Tuhan bicara kepadaKu, ”Lubang yang kau Lihat ini, orang yang tidak setia kepada AKU , mereka akan masuk kedalam Lubang ini 3 setengah Tahun masa penganiyayaan pada orang yang setia slalu kepada AKU, AKU akan pindahkan mereka ke suatu tempat yang sudah Aku siapkan, jauh dari mata Ular.

pada pukul 08.00 malam malaikat menjemput dan membawa saya kepada Tuhan. Tuhan katakan kepada saya, “lala jangan suka melawan MAMAMU, jangan melawan hukumKU yang KE-5.
Ketika saya mendengar itu saya pun meresa bersalah dan menangis. Saya juga melihat Tuhan menangis saya pun tunduk dan sedih skali, melihat air mata Tuhan yang terus menetes . Tuhan katakan kepada saya “Lala jangan menangis, AKU mau kau dengar-dengaran pada hukumKU yang ke-5. ( hormati ke-2 orang tua mu, supaya kau panjang umur dan engkau diberkati. Aku mau memakai engkau dengan dahsyat dan heran. Tuhan katakan kepadaKU, hapus semua lagu-lagu dunia semua dalam HandphoneMU. Dan bicara terus kepada saya, kau hrus lebih tenang di sekolahmu, bagaimana aku mau menyampaikan sesuatu yang padaMU. Kalau kau tidak diamkan dirimu. Saya pun jawab “Tuhan saya tidak bisa tenang karna teman slalu datang mengganggu serta mengajak saya untuk bermain, Tuhan bagaimana kalau saya tidak usah sekolah sudah saya di rumah saja. Tidak kau harus tetap sekolah.

SELASA, 27 Maret 10.30 siang
Sementara saya ada ujian disekolah, (malaikat menjemput saya membawaKU kepada Tuhan. Tuhan bilang kepadaKU “ SUDAH TIDAK ADA WAKTU LAGI, cepat Engkau harus sampaikan kepda umat AKU”.

Pada pukul 07.00 pm, malam penyembahan seperti biasa malaikat membawaKU kepada Tuhan. Saya melihat Tuhan berdiri didepan pintu gerbang dan menunggu saya, setelah saya sampai, Tuhan bilang ? “(Engkau harus cepat pergi kekota wamena, katakan kepada umat AKU, sampaikan pesan AKU, BERTOBAT WaktuKU sudah habis.harus ke kota wamena. Tuhan katakan dengan mukaNYA yang begitu sedih, Dengan wajah yang tertunduk da menangis, setiap tetesan air mata Tuhan, jatuh dia atas meja kaca yang besar yang biasa Tuhan melihat dari surga setiap perbuatan Manusia, saya Pun bertanya kepada Tuhan ? “ kenapa TUHAN menangis, Tuhan tidak menjawab pertanyaaKU, tetapi Air mata Tuhan terus Terjatuh diatas kaca dan saya lap air mata Tuhan dengan jubah putih yang saya kenakan. Selama saya berada didalam kerajaan surga, aku memakai jubah putih yang belum pernah aku memakai Jubah tersebut. Setelah itu Tuhan berbicara kepada saya dalam keadaan menangis, “Lala katakan cepat kepada anak-anakKU, berbalik cepat kepadaKU waktu sudah Habis”. Tuhan katakan lagi,”AKU mau tak ada sesesorang yang Terhilang, AKU mau mereka semua duduk di pangkuan KU”.

Tuhan Yesus Memberkati. Amin!.

Sumber :
http://karnolate.blogspot.co.id/2016/03/kesaksian-ketika-tuhan-yesus-membawa.html

Share:

Kesaksian Angelica Zambrano ke Surga dan Neraka

Pada perjalanannya yang kedua, Tuhan memperlihatkan Angelica penghakiman terhadap orang-orang Kristen yang merampok Tuhan dalam hal persepuluhan dan persembahan, penghakiman terhadap suster-suster penyembah berhala dan anak-anak pemberontak, Buku Kehidupan Anak Domba, dan masih banyak lagi. "Beritahukan umatKu bahwa kedatanganKu sudah sangat dekat, Aku datang untuk umatKu yang kudus, beritahukan umatKu bahwa hanya orang-orang kudus, bahwa hanya orang-orang kudus yang akan melihat Aku."

4 Januari 2010, 23:50, Empalme, Ecuador. Tuhan membawa Angelica untuk kedua kalinya. Naskah ini diambil dari Video Kesaksian dalam bahasa Spanyol
Angelica: Pada jam 12 tengah malam, beberapa saudara dari gereja tiba di rumah saya, kemudian media massa pun tiba, dan setiap hal direkam.
DIBAWA KE SURGA
Saat saya berada di ranjang, tiba-tiba, saya melihat dua malaikat. Seperti sebelumnya, mereka memegang tangan saya dan berkata, "Bangunlah, sebab Raja segala raja dan Tuhan segala tuan sedang menunggumu." Saat saya bangun, saya melihat tubuh saya terbaring di tempat tidur, dan yang lainnya berada di kamar. Saya mulai berjalan. Saya mengulurkan tangan saya kepada malaikat-malaikat tersebut dan kami mulai naik. Kami pergi sangat cepat, dan dalam hitungan detik kami tiba di hadapan Tuhan. Saya mendengar malaikat-malaikat menyembah,"Haleluya...Kudus, Kudus." Saya sangat bahagia.Dalam Kerajaan Allah ada taman yang paling indah. Saya melihat Tuhan sedang mendekati saya. Dia berkata, "Putri, Aku telah menunggumu, sebab Aku punya banyak hal untuk diceritakan.", "Tuhan, ini aku, Aku ingin tinggal bersamaMu. Aku tidak mau kembali ke bumi, tolong biarkan aku bersamaMu." Tuhan menjawab, "AnakKu, engkau punya banyak hal untuk dikerjakan. Engkau harus bekerja, engkau harus melakukan pekerjaanKu. Aku akan menunjukkan kepadamu sesuatu untuk hidupmu, sesuatu untuk umatKu, dan sesuatu khusus bagi umat manusia, sebab Aku ingin menyelamatkan umat manusia dan tidak menghendaki seorangpun dihukum."


Lalu, saya melihat dua malaikat, Mikhael dan Gabriel memegang gulungan-gulungan besar; itu sangat indah dan berkilauan. Saat saya sedang melihat gulungan-gulungan tersebut, saya bertanya, "Apa ini?" dan Yesus berkata, "Apakah engkau ingin tahu apa isi gulungan-gulungan tersebut?" Aku menjawab, "Ya Tuhan." Dia berkata, "Mikhael, bukakan." Saat malaikat Mikhael mulai membuka gulungan tersebut, aku dapat melihat huruf-huruf emas, seperti angka-angka, tapi aku tidak memahaminya. Aku bertanya, "Apa ini?", dan malaikat Mikhael menjawab, "Semua huruf dan angka yang engkau lihat di sini adalah orang-orang di bumi yang telah menerima Tuhan kami sebagai satu-satunya Juruselamat, lewat pengalaman yang telah engkau alami dengan Dia." Saya bergairah dan kemudian bertanya, "Ada berapa banyak?" Dia memberitahukan saya angka jumlah jiwa-jiwa dalam. ribuan.


MELIHAT MAHKOTA
Saya hancur hati dan mulai menangis sambil berkata,"Tuhan, begitu banyak jiwa yang telah diubahkan", Dia menjawab, "Kau lihat, malaikat ini, malaikat Gabriel memiliki angka jumlah orang-orang yang terhilang dari jalanKu dan sekarang telah datang kepadaKu, mereka telah datang kepadaKu anakKu." Saya melihat sekilas pada angka tersebut dan memperhatikan itu adalah sejumlah besar. Saya berkata, "Tuhan itu berarti mahkota saya penuh dengan permata dan bahwa Engkau akan meninggalkan aku di sini dalam Kerajaan Allah?" Tuhan menjawab, "Tidak anakKu, waktumu belum tiba, kamu harus kembali ke bumi. Maukah engkau melihat mahkotamu?"

Dengan sangat bergairah saya menjawab, "Oh ya Tuhan, aku mau melihat mahkotaku," Dia berkata,"Malaikat Gabriel, bawakan mahkotanya." Saya melihat Gabriel membawa baki yang sangat besar, dengan sebuah mahkota indah, tetapi sedikit permata di atasnya. Saya bertanya, "Tuhan mahkota ini milik siapa? Dia menjawab, "Itu mahkotamu anakKu." Saya berkata, "Tapi Tuhan, mengapa mahkotaku tidak penuh dengan permata, jika banyak jiwa telah datang kepadaMu?" Dia menjawab, "Putri, jalan panjang sedang menantimu, baru 3500 jiwa yang telah datang dalam hadiratKu, tetapi engkau harus pergi dan memberitakan firmanKu sebab masih banyak jiwa yang harus datang kepadaKu." Tapi Tuhan, mengapa aku tidak dapat tinggal di sini? Dia memberitahukan saya, "Putri, sebab mahkota kehidupan harus dipenuhi permata. Saya menjawab, "Baiklah Tuhan, saya akan melakukan pekerjaanMu." Kemudian Dia berkata, "Aku punya sesuatu untuk ditunjukkan kepadamu."

DIBAWA KE NERAKA
Tuhan membawaku, dan kami dengan sangat cepat turun dari surga ke dalam terowongan neraka, sama seperti saat saya melihat neraka pertama kalinya. Saya berkata,"Ya Tuhan, apa yang terjadi?" Yesus berkata, "Aku punya sesuatu untuk ditunjukkan di neraka," "Tapi Tuhan saya tidak mau berada di sana. Tuhan, ingat pengalaman kita yang pertama, Engkau telah menunjukkan saya banyak hal", Dia berkata, "Ya anakKu, namun sekarang hal berbeda yang akan Kutunjukkan kepadamu."Kami berada di tengah-tengah api sekali lagi, dan saya mulai menangis. Tidaklah mudah berada di sana. Saya berkata, "Tuhan, saya ingin keluar dari sini, tolong aku, tolong aku". Saya mendengar jutaan orang, beberapa di antaranya berkata, "Oh Tuhan, kasihanilah aku, tolong aku Tuhan, berikan aku kesempatan lagi."

Di tengah-tengah mereka, saya mendengar seseorang berkata, "Kumohon pengampunanMu saat ini Tuhan, sebab aku telah mencuri milikMu, ampuni aku karena telah mencuri, aku mencuri sejak aku masih muda dan aku tidak mau melakukannya lagi Tuhan." Aku berkata, "Tuhan, siapa dia dan mengapa dia berkata bahwa dia mencuri milikMu?" "AnakKu Aku akan menunjukkan kepadamu siapa dia." Kami memasuki sel nya dan dan saya melihat seorang pria yang tidak berbentuk. Api menyala dan saya dapat melihat dia sedang disiksa.

MENCURI MILIK TUHAN
Orang-orang tersebut yang ada di neraka memiliki sebuah plakat di dada mereka, dan angka 666 di atas dahinya. Pria ini mengulurkan tangannya dan berkata, "Tuhan ampuni aku." Aku bertanya, "Mengapa kamu di sini, mengapa kamu memohon pengampunan, mengapa? Kamu berkata bahwa kamu telah mencuri milik Tuhan, tapi tidak seorang pun dapat mencuri milik Tuhan? Tidak mungkin, mengapa kamu berkata bahwa kamu telah mencuri milikNya?" Dia menjawab, "Aku akan menceritakan kisahku...aku seorang pemimpin Kristen, selama 20 tahun aku telah mengenal Kristus, tapi selama 20 tahun aku berkata: semua uang persepuluhan dan persembahan hanya memperkaya para gembala, namun sekarang saya menyesal sebab saya mengerti dan tahu bahwa itu semua bukanlah untuk mereka, itu semua untuk Tuhan, dan itulah sebabnya saya katakan bahwa saya telah mencuri milik Tuhan ... Saat ini banyak orang di bumi yang sedang merampok Tuhan seperti yang kulakukan. Ketika engkau kembali ke bumi, beritahukan kepada orang-orang yang tidak mau memberikan persepuluhan dan persembahan agar tidak lagi mencuri milik Tuhan, kalau tidak, mereka akan dilempar ke dalam neraka, dan tidak ada pencuri yang akan masuk dalam Kerajaan Surga. Aku mengetahui Firman Tuhan, sekarang saya menyesal dan menyadari bahwa saya telah merampok Tuhan." (Maleakhi 3:8) Dia berkata, "Beritahukan orang-orang ketika mereka memberi kepada Tuhan, berikan kepada Tuhan dengan kasih yang murni" (2 Kor 9:7) Pria tersebut terus memohon, "Tuhan ampuni aku", dan Tuhan menjawab, "Sudah terlambat, tidak ada lagi kesempatan untukmu."

Aku bertanya kepada pria tersebut, "Tapi mengapa engkau merampok Tuhan, mengapa? Engkau mengetahui dengan sangat baik bahwa kita tidak boleh mencuri persepuluhan dan persembahan milik Tuhan." Dia menjawab, "Ya, saya tahu dengan sangat baik, tapi tidak pernah mengikutinya, Aku tidak pernah melakukannya sebab aku sangat sombong."

Jangan pernah mencuri milik Tuhan, berikan persepuluhan dan persembahanmu kepada Tuhan apa yang kamu dan saya berikan kepada Tuhan di bumi bukanlah untuk manusia. Ketika kita memberi kepada Tuhan dengan segenap hati, itu semua untuk Raja segala raja dan Tuhan segala tuan.Alkitab berkata bahwa Tuhan menguji kita, itu secara jelas tertulis dalam Maleakhi 3:8-10,”Bolehkah manusia menipu Allah? Namun kamu menipu Aku. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami menipu Engkau?" Mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus! Kamu telah kena kutuk, tetapi kamu masih menipu Aku, ya kamu seluruh bangsa! Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan.” Jika Anda ingin Tuhan memberkati hidup Anda dan keluarga Anda dengan luar biasa, jangan pernah mencuri milik Tuhan. Inilah saatnya memberkati Tuhan, sehingga Dia dapat memberkati hidup kita.
Tuhan berkata, "Aku akan menunjukkan kepadamu sesuatu lainnya." Setelah meninggalkan tempat tersebut, Tuhan mengingatkan saya akan sesuatu yang Tuhan tunjukkan kepada saya sebelum pengalaman saya yang kedua, sekitar bulan November. Saat itu, Tuhan memperlihatkan kepada saya sel-sel dan sebuah kata khusus.

ADA DUA WANITA BERPAKAIAN HITAM
Kata 'ARVIERD' ditunjukkan kepada Angelica. Penelitian menunjukkan kata tersebut merupakan kata dalam bahasa Italia kuno, atau Latin. Dalam penelitian kita menemukan 400 halaman naskah kuno yang menuliskan kata tersebut, yang berbicara mengenai neraka yang sebenarnya.Saya tidak mengerti arti kata tersebut, tapi saya memahami bahwa itu berarti sesuatu mengenai keagamaan.Yesus membawa saya kembali ke tempat yang sama, untuk melihat sel-sel itu lagi. Ketika kami memasukinya, saya melihat ribuan orang. Ada dua wanita berpakaian hitam. Saya bertanya kepada Yesus "Siapa mereka?"Saya terkejut melihat seorang suster, dan dalam tangannya ada ular-ular besar, yang membentuk sesuatu seperti tanda salib dan sebuah rosario.
Aku berkata, "Tapi apa ini, mengapa mereka di sini?" Salah satu dari mereka berbicara dengan nada sedih dan berkata, "Saya seorang suster di bumi, tapi sekarang saya di tempat ini." Saya melihat bagaimana dia mulai berdoa dan seekor ular itu meremas tangannya. Dari tangannya keluar ribuan ulat. Tuhan berkata, "Lihat dan dengarlah kata-kata ini." Dia mulai meratap, "Oh Tuhan! Aku tidak tahan, aku mau keluar dari tempat ini, aku tidak mau di sini, tolong aku Tuhan tolong aku, tolong aku!"

Kemudian saya melihat wanita lain; dan bagian kehidupan mereka disingkapkan kepada saya di sesuatu seperti layar. Aku melihat siapa suster-suster tersebut sebenarnya, dan rahasia-rahasia mereka. Saya melihat bagaimana suster-suster tersebut bersetubuh dengan para imam, dan bagaimana beberapa suster juga adalah lesbian. Saya melihat lebih banyak lagi, dan sekarang mereka sangat menyesal. Tapi malangnya, tidak ada lagi kesempatan buat mereka untuk bertobat; sudah terlambat. Suster-suster tersebut berkata, "Pergi dan beritahukan kepada orang-orang di bumi, untuk tidak datang ke tempat ini, tolong pergi dan beritahu mereka agar tidak datang ke sini."

 Tidak ada tempat api penyucian. Kadang-kadang suster-suster dan imam berkata bahwa mereka akan berdoa agar Tuhan mengangkat mereka dari api penyucian. Tapi saya memberitahukan Anda kebenaran hari ini, entah Anda percaya atau tidak.

TIDAK ADA TEMPAT API PENYUCIAN
Api penyucian hanyalah karangan manusia, itu hanyalah karangan para Paus. Alkitab dengan jelas berkata bahwa hanya ada surga dan neraka yang nyata. Yesus membawa saya ke dua tempat, tapi tidak pernah ke api penyucian. Dia dengan jelas memberitahukan saya, "Tidak ada tempat api penyucian, pergi dan beritahukan kepada umat manusia untuk membuat keputusan saat masih di bumi, sebab selama masih ada kehidupan, ada kesempatan untuk bertobat."Banyak orang berkata, "Mari kita berdoa, agar kaum kerabat kita dapat keluar dari api penyucian." Hentikan! Sebab jika mereka berada di neraka tanpa Kristus, mereka TIDAK AKAN PERNAH keluar dari sana. Ini sungguh malang tapi kenyataannya demikian, mereka ada di neraka.Tetap jika mereka meninggal bersama Kristus dalam hati mereka, mereka berada dalam hadirat Bapa Surgawi. Hati saya sakit saat mengetahui betapa banyak jiwa-jiwa yang ditipu si jahat  dengan mempercayai adanya tempat api penyucian.
Sahabatku inilah saatnya bagi Anda untuk mengetahui kebenaran, api penyucian TIDAK PERNAH ADA, itu TIDAK PERNAH ADA SAMA SEKALI. Anda harus membuat keputusan, dimana dan dengan siapa Anda ingin menikmati kekekalan nanti. Anda sendiri yang membuat keputusan, apakah dalam Kerajaan Surga bersama Yesus Kristus ataukah dalam neraka bersama setan. Tuhan memerintahkan saya untuk tegas saat mengatakan hal ini , entah Anda percaya atau tidak. Saya menaati perintah Tuhan sebab satu hari nanti Anda dan saya akan berdi di hadapan Tuhan, dan bersaksi mengenai kebaikan dan kejahatan yang dilakukan di bumi. Jika Anda tidak bertobat dari dosa-dosa Anda dan terus menyembah berhala, Anda akan berakhir di neraka. Kembalilah kepada Kristus; Dia akan memberikan hidup kekal kepada Anda.
Saya tidak bermaksud menakut-nakuti Anda, tapi itulah kebenarannya. Firman Tuhan dengan sangat jelas berkata TIDAK ADA pencuri yang akan masuk surga.

PATUNG-PATUNG TERSEBUT ADA SETAN
Tuhan menunjukkan kepada saya bahwa dalam setiap gambar/patung ada setan. Itulah sebabnya mengapa orang-orang datang kepada Perawan dari Guadalupe, Perawan Cinema, Perawan Maria dan begitu banyak perawan-perawan lainnya, bahkan patung-patung dengan ‘Anak Ilahi’ (bayi Yesus).

Tolong percayalah kepada saya, di balik patung-patung tersebut ada setan. Banyak orang menyatakan bahwa mereka datang kepada Perawan Guadalupe atau Anak Ilahi dan menerima kesembuhan. Tapi di dalam gambar-gambar tersebut ada setan. Setan mendengar dan dengan kuasa jahat, dia kadang-kadang membuat seakan-akan sebuah mujizat terjadi, sehingga Anda akan tetap percaya dan terus menyembahnya. Dengar, setan akan memberikan sesuatu yang buruk dan dia akan memberikan kepada Anda kematian kekal.Hentikan penyembahan gambar-gambar dan carilah Kristus, sebab Dia akan memberikan kepada Anda hidup kekal dan hidup dalam kelimpahan.

TAHU FIRMAN TETAPI TIDAK BERTOBAT
Tuhan menunjukkan kepada saya suster-suster tersebut, dan mereka sedang menangis,"Saya mau keluar dari sini, saya menyesal karena menyembah berhala, dan berdosa di bumi, sekarang saya tidak dapat meninggalkan tempat ini." Saya bertanya kepada salah satu dari mereka,"Tapi Anda tahu kan kebenaran? Anda tahu kan Firman Tuhan?" Dia menjawab,"Ya, saya tahu Firman Tuhan, tapi saya tidak pernah bertobat, saya tidak pernah mencari Kristus. Ada banyak suster-suster di biara karena banyak sebab. Aku berada dalam biara karena aku sakit hati dan gagal dalam jalinan cinta. Ada banyak suster-suster dalam biara karena mereka sakit hati dan gagal dalam cinta. Dalam banyak kasus, keluarga mereka telah menyerahkan mereka di altar, atau pacar mereka telah mengkhianati mereka, malangnya banyak suster berada dalam biara jarena hidup mereka penuh dengan masalah dan biara adalah pelarian mereka. Satu-satunya kebenaran ialah mereka menyembah setan."

 Firman Tuhan berkata dalam 1 Korintus 6:9-10 "Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit, pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah."Firman Tuhan nyata dalam Wahyu 21:8,"Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua."
Semua orang di neraka tidak bisa keluar, sudah terlambat bagi mereka. Tapi Anda yang masih hidup di bumi, Anda masih dapat diperdamaikan dengan Allah. Jangan kehilangan kesempatan ini, mungkin Anda sedang menonton video ini, dan mungkin inilah kesempatan terakhir yang Allah berikan kepada Anda untuk bertobat. Jauhilah neraka, sebab Kristus sedang mengulurkan tangan kasih karuniaNya atas Anda.

GADIS 15 TAHUN MENOLAK FIRMAN TUHAN
Ketika kami meninggalkan sel tersebut saya mulai meratap dan berkata, "Tuhan, bawa saya keluar dari sini, Tuhan, saya tidak mau berada di sini." Dia membawa saya keluar dan berkata, "Aku ingin menunjukkan kepada engkau lebih lagi..." Saat kami sedang berjalan keluar, saya mendengan jeritan seorang gadis muda, "Tolong! Tolong!" "Siapa kamu? Mengapa kamu di sini?" saya bertanya.
Gadis itu menjawab, "Saya seorang remaja, saya berumur 15 tahun ketika saya meninggal, dan datang ke tempat ini." "Tapi mengapa kamu di sini? Apa yang membawamu ke sini?" Saya bertanya. Dia menjawab, "Aku pikir aku punya banyak waktu, sebab aku masih sangat muda. Orang-orang selalu berkata tentang Kristus dan keselamatan kepadaku, tapi aku selalu berkata bahwa orang-orang Kristen Injili gila, aku selalu menolak Firman Tuhan. Aku tidak mau menerima Tuhan. Setiap kali mereka berbicara kepadaku, aku hanya menertawakan dan mencemooh mereka. Sekarang aku sadar bahwa aku membuat kesalahan terburuk dalam hidupku. Lihatlah aku, aku sedang terbakar di sini. Aku meninggal dalam sebuah kecelakaan mobil dan sekarang aku sangat menyesal. Aku telah melakukan banyak hal di tempat ini dan mencari jalan keluar, dan ketika aku menemukannya, aku tidak dapat keluar sebab setan-setan yang menyiksa aku mendekati aku dan berkata, ‘Kamu tidak dapat keluar dari tempat ini, kamu di sini untuk selamanya.’ Aku tidak mau berada di sini, oh tolong aku, tolong aku!" Saya berkata, "Saya tidak dapat melakukan apapun bagimu, aku berharap aku dapat membantu orang-orang ini."

Tuhan berkata, "Tidak ada lagi kesempatan bagi orang-orang yang ada di sini, hanya bagi yang masih hidup di bumi." Gadis tersebut berkata, "Oh tolong pergi dan beritahukan kepada manusia, dan bahkan keluargaku agar tidak datang ke tempat ini. Pergi dan katakan kepada anak-anak muda yang masih memiliki kesempatan untuk mencari Kristus, beritahukan mereka untuk meninggalkan dosa. Kembalilah ke bumi, aku menderita, karena hidup yang penuh dosa, Aku sangat sombong, aku pergi dari pesta satu ke pesta lainnya, aku tidak pernah menaati orang tuaku, aku selalu memberontak. Sekarang aku sangat menyesal, dan mau mereka memaafkan aku, aku mau keluar dari sini, tolong beritahukan setip orang di bumi agar tidak datang ke sini, agar tidak datang. Beritahukan mereka untuk menaati orang tua mereka, menerima Kristus, sebab Dia benar-benar menyelamatkan, Dia benar-benar menyelamatkan, setan memperdaya aku, sekarang aku tahu aku tidak dapat meninggalkan tempat ini, betapa menyesalnya aku."

NERAKA BUKAN SEKEDAR DONGENG
Dia menangis dan mengulurkan tangannya, Aku ingin menolongnya tapi ketika aku mengulurkan tanganku, dia mulai berteriak dan ditarik kembali dalam api. Aku menangis dan berkata, "Tuhan, betapa mengerikan berada di sini" Dia menjawab, "Ya Putri, ingatlah ini, kembalilah ke bumi dan lakukan perintahKu, agar umat manusia dapat percaya bahwa neraka nyata dan kekal, sebab masih banyak orang yang belum percaya ada neraka, ada banyak orang yang mengejek dan berkata bahwa neraka hanyalah dongeng belaka."

Beberapa hari sebelum perjalanan saya yang pertama ke neraka Tuhan memberikan penglihatan kepada saya dan berkata, "Lihat, orang ini pergi ke neraka." Saya sedang berbicara tentang seseorang yang dikenal sebagai Michael Jackson, dan dengan sarung tangan putih. Dia ada di neraka karena alasan yang saya telah nyatakan dalam video saya sebelumnya. Ketika saya sedang merekam video tersebut, Tuhan memberitahukan saya, "Bicaralah tentang dia." Itulah sebabnya mengapa saya memberitahukan Anda mengenai dia yang berada dalam api neraka.
Aku berkata,"Tuhan, Engkau berkata kepada saya bahwa aku akan melakukan perjalanan kedua, jadi saya mohon Engkau nyatakan orang ini kepada saya, Saya ingin melihat siapa orang ini Tuhan." Ketika mendekati tempat yang berapi tersebut, aku memperhatikan banyak setan dalam sebuah lingkaran, dan dalam lingkaran tersebut ada seseorang yang sedang disiksa. Dia mengulurkan tangannya yang terbakar dan berteriak, "Tolong! Tolong" Saya dapat mengerti bahasa yang dia ucapkan saat itu.

Saya ingin menolong orang tersebut, dan saya dapat melihat bagaimana setan-setan akan mengangkatnya dan memaksa dia menari dan menyanyi seperti yang dia lakukan di bumi. Setan mengolok-olok dia dan melemparkan dia ke dalam api. Mereka akan mengangkat dia and cambuk dia. Dia menjerit kesakitan. Oh, betapa mengerikan saat dia sedang disiksa.Hancur hati saya saat melihat hal tersebut dan saya berkata, "Oh Tuhan, tolong lakukan sesuatu! Tuhan tolong dia." Saat saya mengulurkan tangan untuk menolongnya, tiba-tiba tanganku terbakar, dan dipenuhi dengat ulat-ulat. Saya berkata, "Tuhan, lihat! Apa yang terjadi?" Lalu setan mulai menertawakan dan mencemooh saya dan berkata,"Engkau akan berdiam di tempat ini."

SETAN MENDAKWA SAYA
Kemudian saya memperhatikan saya tidak dapat melihat atau merasakan Tuhan di samping saya, seakan-akan saya sendirian. Saya berseru, "Tuhan, Engkau meninggalkan saya, mengapa saya masih di sini?" Setan berkata, "Kami akan menyiksa engkau, engkau akan berdiam di sini." Lalu saya mendengar tawa yang mengerikan, sangat menakutkan, "Ha ha ha, engkau akan berdiam di sini. Akhirnya aku berhasil menjebak engkau, tepat saat aku menginginkan engkau. Aku ingin engkau di sini sebab engkau telah mencuri begitu banyak jiwa-jiwa dariku dan aku akan menghancurkan engkau, di sinilah tempat engkau." Dia memerintahkan setan-setan lainnya, "Bawa dia keluar, bawa dia ke tempat dia berada."Saya menjawab, "Tidak, tidak, saya tidak akan tinggal di sini sebab Tuhan beserta saya. Dia berkata bahwa Dia tidak akan menginggalkan saya di sini." Lalu saya mendengar suara setan "Sekarang engkau di sini, engkau di sini sebab tuhan tidak beserta engkau. Lihatlah sekelilingmu, Dia tidak beserta engkau." Saya melihat, namun tidak dapat melihat Tuhan. Saya merasa kesepian, dan saya mulai bimbang. Aku mulai maratap dan berteriak, "Tuhan, mengapa Engkau meninggalkan saya? Mengapa Tuhan, mengapa?"

Dalam waktu sangat singkat Tuhan berkata, "Putri, aku di sini." Saya mendengar suaraNya di telinga saya. Sambil menatap setan, aku menjawab, "Tuhan di sini bersama saya." Tapi setan menjawab, "Tidak, Dia tidak ada, lihatlah." Saya tidak dapat melihat Yesus, tapi saya dapat mendengar suaranya. Saya mulai bimbang lagi sebab setan begitu dekat dengan saya. Saya merasa ada tali yang melilit di sekeliling pinggang saya yang terus menarik saya ke arah suara aneh tersebut. Setan tersebut berkata, "Engkau tolol, itulah engkau, seorang tolol. Aku akan menghancurkan engkau sebab engkau telah mendorong begitu banyak jiwa untuk tidak ke neraka, banyak jiwa meninggalkan neraka karena khotbah engkau. Jangan lakukan lagi, tutup mulut engkau, tutup mulut engkau, aku akan menghancurkan engkau, aku akan membunuh engkau."

Saya terus menangis ketika setan mendakwa saya. Tiba-tiba saya menjawab, "TIDAK setan, engkau tidak dapat menghancurkan saya, sebab Tuhan berkata bahwa Dia beserta saya. Saya tidak melihat Dia, tapi saya tahu dengan pasti Dia di sini." Setan terus menertawakan saya.Saya ditarik ke suatu tempat, dekat dengan suara setan saat berbicara. Saya berteriak, "Darah Yesus berkuasa dan saya dilindungi darah Yesus, daraNya melindungi saya sekarang dan setan akan lari darah Yesus ada dalam saya. Dia yang ada di dalam saya lebih besar dari engkau. Dia yang ada dalam saya lebih besar." Saya terus mengulangi kata-kata tersebut. Lalu saya merasakan tali yang melilit di sekeliling pinggang saya hilang dari saya; seakan-akan sesuatu berlalu.

KELUAR DARI NERAKA
Akhirnya, saya keluar dari neraka, dan kembali ke hadirat Allah. Tuhan berkata, "Aku ingin memberitahukan pesan ini kepada engkau ketika kembali ke bumi, pergi dan beritahukan umatKu untuk mencari Aku dalam roh dan kebenaran (John 4:24). Beritahukan umatKu untuk hidup dalam kekudusan. Pergi dan beritahukan umatKu inilah saatnya, inilah saatnya merenungkan Firman Tuhan. Aku tidak hanya mau umatKu membaca, tapi juga menyelidiki firmanKu. Sebab Putri, inilah yang sedang terjadi di bumi, di bumi hari ke hari kemurtadan berlipat ganda, tetapi ada banyak anak-anakKu, banyak umat pilihanKu akan diperdaya. Putri, beritahukan umatKu untuk menyelidiki firmanKu sehingga mereka tidak dapat diperdaya dan mencari hadiratKu dalam roh dan kebenaran."
Saat menangis saya berkata, "Oh! Ya Tuhan. Saya akan taat. Tapi Tuhan, saya perlu pertolongan Engkau, tolong aku Tuhan. Dia menjawab, "Putri, ketika engkau kembali, engkau tidak akan takut sebab Aku akan berdiri bersama engkau. Aku akan berbicara lewat mulut engkau apa yang harus aku katakan kepada umatKu. Aku telah melihat banyak yang bangkit menentang engkau, tapi ingatlah bahwa Aku akan selalu beserta engkau sesuai janjiKu, dan Akulah saksiMu yang setia." Lalu aku melihat malaikat-malakikat mengelilingi saya.Saya mengenal malaikat Mikhael, sebab aku telah bertemu dengan dia sebelumnya. Tuhan berkata, "Dengar, malaikat Mikhael akan menunjukkan sesuatu kepada engkau". Malaikat Gabriel juga berada di samping saya. Lalu malaikat Mikhael memegang tangan saya, dan Tuhan memerintahkan dia, "Bawa dia dan biarlah dia melihat apa yang harus engkau tunujukkan."

BUKU KEHIDUPAN
Saat kami berjalan, kami segera mulai menaiki anak-anak tangga yang terindah. Seperti sebuah Ball Room. Dan di tempat tinggi dalam suatu ruangan ada mezbah, dengan sebuah mimbar emas yang paling indah. Ketika kami pergi ke mimbar, aku melihat sebuah buku besar dan aku bertanya kepada Mikhael, "Buku apa ini?"

Saat Mikhael berada di sisi kanan mimbar, dia meletakkan tangaannya atas buku tersebut dan mengangkat suara berkata, "Angelica, buku yang engkau lihat ini adalah Buku KehidupanAku membuka dan melihatnya, halaman demi halaman. Aku berkata, "Apa maksud buku ini, apa yang tertulis di dalamnya?" Mikhael berkata, "Bukalah, dalam buku ini tertulis seluruh nama orang-orang di bumi yang telah bertobat dan berbalik kepada Bapa Surgawi kami.".

Saat saya sedang melihat buku tersebut, saya bertanya kepada Mikhael, "Apakah namaku tertulis di sini?" "Ya, lihatlah dan engkau akan menemukannya." Aku melihatnya, namun tidak dapat menemukannya. Dengan sedikit khawatir, aku bertanya, "Tidak ada di sini, namaku tidak ada di sini, aku tidak dapat menemukannya, di mana namaku?" Dia menjawab, "Lihat, di sini namamu." Saya gembira melihat nama saya, namun saya tidak dapat memahaminya sebab itu ditulis dalam bahasa lain. Saya memperhatikan bahwa banyak nama berkilauan, jadi saya bertanya kepadanya, "Mengapa nama-nama itu terang dan berkilau?" Dia menjawab, "Nama-nama yang engkau lihat berkilauan dalam Buku Kehidupan ini, adalah orang-orang di bumi, yang dalam waktu singkat bertobat dari dosa-dosa mereka dan mencari hadirat Tuhan. Lihat, nama-nama lainnya sulit dilihat dan beberapa nama lainnya yang dihapus adalah orang-orang di bumi yang telah meninggalkan Jalan Tuhan. Engkau harus melakukan sesuat, lakukan sesuatu!"

Sekali lagi, dia meletakan tangannya atas Buku Kehidupan dan berkata kepada saya, "Pergi dan beritahukan umat manusia bahwa jika namanya tidak tertulis dalam Buku ini, mereka tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Bawa Surgawi, mereka tidak dapat masuk dalam Kerajaan Surga." Saya menjawab, "Baiklah, saya akan melakukannya." Ada tertulis dalam Wahyu 20:15,"Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu." Kami berjalan keluar dan kembali pada Yesus, dia berkata, "Inilah saatnya engkau kembali ke bumi."Apakah Anda pikir nama Anda tertulis dalam Buku Kehidupan? Jika Anda berpikir demikian, teruslah mencari Tuhan. Jika Anda meninggalkan Tuhan, berdamailah denganNya, sebab Dia mau mengampuni Anda, tak peduli apa yang telah Anda lakukan.

Ingatlah, Dia datang untuk menyelematkan orang berdosa; Dia datang untuk mengampuni seluruh dosa umat manusia di bumi. Bukalah hatimu dan mintalah pengampunan dari Tuhan. Dia ingin membersihkan kita dari kejahatan, sebagaimana tertulis dengan jelas dalam 1 Yoh 1:9,”Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan."


KEMBALI KE BUMI
Saat kembali ke bumi, saya melihat tubuh saya terbaring di sana. Itu pagi hari, sekitar jam 7:00. Dalam rumah saya, saya dapat melihat keluarga saya dan beberapa saudara dari gereja. Tuhan berkata, "Putri, masuklah ke dalam tubuhmu, masuklah ke dalam tubuhmu, lakukanlah sekarang.", "Baiklah Tuhan," saya menjawab."Ingatlah ini, engkau akan memiliki banyak pengalaman denganKu, dan segera akan ada pengalaman ketiga berkaitan dengan apa yang sedang terjadi dalam umatKu. Ingatlah bahwa Aku beserta engkau." Tiba-tiba saya melihat sebuah cahaya dan malaikat-malaikat mulai bernyanyi. Setelah berjam-berjam lamanya, akhirnya saya sanggup membuka mata. Berhari-berhari setelah aku kembali ke bumi diperlukan untuk pemulihan diriku.

Saya ingin Anda mengetahui bahwa setiap hal yang Anda dengar dalam video ini BUKANLAH cerita dongeng, Tuhan mengijinkan saya mengalami semuanya itu. Saya ingin Anda mengetahui bahwa jika Anda ingin Tuhan mengampuni engkau, tutup mata Anda taruh tangan kanan Anda di dada dan berdoalah, katakan kepadaNya:

"Tuhan Yesus, saya bertobat dari segala dosa-dosa saya, saya bertobat sebab saya telah berdosa terhadap Engkau; saya mohon Tuhan mengampuni dosa-dosa saya dan menyucikan saya dengan darahMu yang kudus, saya mohon engkau menuliskan nama saya dalam Buku Kehidupan. Meteraikan saya dengan Roh KudusMu, masuklah dan berdiamlah dalam hidup saya dan bebaskan saya dari segala kefasikan. Saya menolak keinginan daging; saya menolak hidup saya yang lama, dan segala hal yang tidak menyenangkan Engkau, saya deklarasikan hari ini, bahwa segala ikatan yang mengikat saya telah terlepas, saya bebas, karena Engkau telah membebaskan saya. Dalam nama Yesus, Amin"

Kiranya damai sejahtera Allah ada dalam hati kita, dan ingatlah bahwa itu adalah Roh Kudus, dan hanya Roh Kudus yang menemplak dosa-dosa kita. Kiranya Tuhan memberkati Anda.

Sumber :
http://karnolate.blogspot.co.id/2016/04/kesaksian-angelica-zambrano-ke-surga.html
Share:

Sponsor

intro ads